Prihatin Masih Ada yang Anggap Sepele Covid-19

07 August 2020
yandip prov jateng

PATI – Banyak masyarakat yang masih menyepelekan Covid-19, bahkan ada yang berpikiran jika pandemi Covid-19 merupakan rekayasa pihak tertentu.

“Kenyataannya, masyarakat masih ada yang menyepelekan wabah ini. Mereka menganggap Covid-19 sengaja diciptakan pemerintah untuk mendapat keuntungan. Itu pikiran yang dangkal. Ini pagebluk dunia, melanda seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia. Saya prihatin masih ada yang menyepelekan,” terang Bupati Pati Haryanto pada webinar dengan tema Kesiapsiagaan Masyarakat Pati dalam Menghadapi Tatanan New Normal, yang diselenggarkaan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-697 Kabupaten Pati dan HUT Ke-75 RI dari Ruang Pati Command Center (PCC), Kamis (6/8/2020).

Disampaikan, meski sanksi sosial menyapu dan memungut sampah bagi masyarakat yang tidak pakai masker di tempat umum sudah cukup banyak diterapkan, namun masih banyak yang belum patuh.

Untuk itu, pada kesempata itu, bupati mengajak para tokoh masyarakat untuk bisa memberi pemahaman pada masyarakat agar bersama-sama mematuhi protokol kesehatan demi memutus mata rantai Covid-19. Hal ini agar upaya yang sudah dilakukan pemerintah untuk menangani pandemi tidak sia-sia.

“Kita harus memahami ini bersama. Guyub rukun, gotong royong menangani pandemi. Semoga pandemi segera berakhir supaya kita tidak terus dihantui rasa was-was,” ungkap Haryanto.

Selain webinar, pada Kamis (6/8/2020) malam harinya diselenggarakan rapat paripurna DPRD. Pada kesempatan itu, bupati memaparkan capaian pembangunan dan prestasi yang diraih sebelum pandemi melanda.

“Awal tahun 2020 kami telah meresmikan ratusan pembangunan infrastruktur, diantaranya pembangunan jalan, jembatan, gedung publik, drainase, talud, Alun-alun, taman dan pembangunan infrastruktur lainnya,” ungkap bupati.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tercapai berkat kekompakan dan guyub rukun pemkab, Forkompimda, legislatif dan masyarakat dalam memajukan daerah.

Memasuki usia yang ke-697 ini, lanjutnya, pembangunan Kabupaten Pati diarahkan pada tiga hal, yang pertama untuk meningkatkan kapasitas kesehatan dalam penanganan Covid-19. Kedua, kegiatan akan lebih difokuskan pada upaya perlindungan bagi masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19, khususnya di sektor usaha kecil, menengah dan mikro. Dan yang ketiga, program pemberian jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak Corona.

“Mudah-mudahan awal tahun 2021 nanti wabah mereda, dan kita bisa konsentrasi kembali untuk menuntaskan dan merealisasikan visi dan misi bupati dan wabup periode 2017-2022,” harapnya.

Ditambahkan, dia akan terus mendorong pemberdayaan di berbagai sektor, seperti UMKM, perikanan, pertanian, dan BUMDes di Kabupaten Pati. Hal itu dilakukan, agar Kabupaten Pati tidak ketinggalan dengan daerah lain.

Penulis : Tim Media Center Diskominfo Kab Pati
Editor : Di, Diskominfo Jateng

Skip to content