
KENDAL – Palang Merah Indonesia (PMI) Kendal bersama Tim Tanggap bencana (Tagana) terus menyiapkan makanan berupa nasi bungkus untuk warga yang terkena banjir. Akibat banjir, puluhan rumah terkena banjir, sehingga tidak bisa digunakan untuk memasak. Apalagi yang rumahnya rusak parah dan roboh. Banjir yang terjadi pada Jumat (9/2/2018) malam melanda beberapa dukuh di tiga kecamatan, yaitu Kecamtan Kaliwungu Selatan, Kaliwungu dan Brangsong.
Staf SDM PMI Kendal, Agung Dwi Setiawan mengatakan, petugas mulai membuka dapur umum sejak Jumat pukul 20.00 WIB di Balai Desa Kebonadem Brangsong. Petugas PMI bersama BPBD dan Dinas Sosial serta Tim Tagana membuka dapur umum hingga Sabtu (10/2/2018) siang. “Kami hanya membuka satu dapur umum di Balai Desa Kebonadem, tapi didistibusi untuk semua yang terkena banjir,”katanya.
Banjir bandang yang melanda beberapa dukuh di tiga kecamatan akibat lubrean Sungai Waridin dan Sungai Aji. Tidak ada korban jiwa dalan bencana bajir tersebut, namun ada tiga rumah roboh dan tiga belas rumah rusak parah.
Sebagian warga mengungsi di masjid dan mushola atau rumah saudaranya yang tidak terkena banjir. Seperti warga Dukuh Protokulon Desa Protomulyo Kaliwungu Selatan yang cukup parah terkena banjir. Pagi harinya warga kembali ke rumahnya untuk membersihkan lumpur dan memperbaiki rumahnya yang rusak terkena banjir.
Camat Kaliwungu Dwi Cahyono yang juga anggota relawan PMI Kendal mengatakan, sementara dapur umum ditutup sementara, karena sudah tidak ada permintaan makanan dari warga. Namun jika terjadi banjir susulan, maka akan segera mendirikan dapur umum. “Dapur umum sementara ditutup sementara, namun tetap berjaga-jaga, karena cuaca di sore hari tampak mendung,”katanya. ( Kominfo )
