Plt Bupati Tiwi Dorong Pelaksanaan Proyek Pembangunan On Progres

08 August 2018
yandip prov jateng
Plt Bupati Tiwi Dorong Pelaksanaan Proyek Pembangunan On Progres

PURBALINGGA –Progres pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan tahun anggaran 2018 belum sesuai target. Hal itu terungkap saat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Purbalingga melakukan pemantauan proyek pembangunan di kabupaten Purbalingga, Senin (6/8).

Salah satu proyek kegiatan yang belum sesuai target adalah pekerjaan lanjutan pembangunan jembatan Kaligintung pada ruas jalan Tegalpingen – Pepedan. Proyek yang pada 2017 lalu mengalami putus kontrak, hingga Senin kemarin progresnya baru mencapai 45 persen dari target 46 persen.

“Banyak proyek yang masih terjadi keterlambatan meski deviasinya antara 4 – 10 persen. Saya minta para pelaksana proyek melakukan langkah-langkah percepatan,” katanya di lokasi pembangunan jembatan Kaligintung sisi Desa Tegalpingen Kecamatan Pengadegan.

Proyek lainnya yang belum sesuai target diantaranya lanjutan pembangunan gedung DPRD yang baru mencapai 18 persen ddari target 32 persen. Keterlambatan itu terkendala ketiadaan alat berat untuk memasang struktur kerangka baja atap gedung sehingga dikerjakan secara manual. Pelebaran Jalan Kopral Tanwir juga mengalami deviasi. Dari target pekerjaan 19 persen baru tercapai 6 persen. Pekerjaan jembatan Karanggambas juga mengalami deviasi.

Plt Bupati juga melakukan pemantauan di sejumlah proyek lainnya, seperti penyelesaian pembangunan kantor Kecamatan Purbalingga, pembangunan fasilitas lingkungan kantor Kecamatan Rembang, pembangunan jembatan Sungai Berem di Desa Cendana, pembangunan Puskesmas Kutasari, pembangunan jembatan Bumisari – Cipaku Watucungur, dan penanganan jalan Rajawana – Rembang. Sejumlah proyek itu pelaksanaanya sudah on progres.

Kepada pelaksana proyek yang mengalami keterlambatan, Dia meminta dilakukan penambahan tenaga kerja dan alat berat sehingga pekerjaan dapaton progres.Tiwi berharap pada 2018 ini tidak ada lagi pekerjaan yang mengalami keterlambatan, apalagi sampai putus kontrak.

“Khusus untuk Tegalpingen (jembatan-red) karena dulu pernah putus kontrak perlu percepatan dan pengawasan lebih intensif. Saya minta seminggu sekali ada laporan progres,” katanya.

Diakui Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Kota (DPUPR) Nugroho Priyo Pratomo, pekerjaan lanjutan jembatan Kaligintung saat ini baru 45 persen dari target 46 persen. Dengan sisa waktu penyelesaian sekira 1,5 bulan lagi, masih ada sejumlah pekerjaan yang harus dilakukan percepatan. Seperti pekerjaan bondek, penulangan dan pengecoran lantai jembatan yang belum terselesaikan.

“Dan itu butuh waktu. Karenanya saya minta pelaksana proyek untuk melakukan percepatan sehingga satu sampai dua minggu kedepan dapat terselesaikan,” jelasnya.

Seperti diketahui pembangunan jembatan Pepedan ini sampai dengan akhir tahun 2017 progres fisik jembatan tersebut telah mencapai 84 persen. Sedangkan penyelesaiannya dilaksanakan menggunakan APBD 2018.  Pekerjaan fisik jembatan  telah mulai dilaksanakan pada bulan April  dan sesuai kontrak akan selesai pada tanggal 19 september 2018. (Hr/humas)

Skip to content