Peserta Mudik Gratis Jateng Tiba di Daerah Masing-Masing

17 March 2026
Yandip Jateng Prov (3)

UNGARAN – Raut muka ceria berbalut rasa kelelahan terpancar dari wajah para pemudik peserta program mudik gratis Pemkab Semarang, yang tiba di halaman rumah dinas bupati setempat, Senin (16/3/2026) sore.

Setelah menempuh perjalanan beberapa jam dari Jakarta, mereka disambut langsung oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Tanpa sungkan, di timpali aroma bau keringat bercampur minyak wangi, bupati menyalami hampir seluruh pemudik.

“Selamat datang kembali di Kabupaten Semarang. Semoga segera dapat bertemu dengan kerabat di kampung halaman dalam keadaan sehat wal afiat,” kata bupati.

Bupati menyampaikan, program mudik gratis menjadi komitmen Pemkab Semarang melayani warganya. Dia berharap, warga pemudik dapat menikmati perjalanan panjang dari ibukota dengan aman dan nyaman, sehingga dapat bersilaturahmi dengan para kerabatnya dengan hati senang dan segar bugar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, Djoko Nurjanto menyampaikan, Pemkab Semarang menyediakan tiga buah bus dibiayai APBD, untuk mengangkut para pemudik. Sebanyak 85 KK atau 150 jiwa berangkat dari pelataran TMII Jakarta pagi tadi.

Setelah menempuh perjalanan darat selama hampir delapan jam, mereka tiba di halaman Rumdin Bupati Semarang. Para pemudik lalu diajak berbuka puasa bersama dan diberi bingkisan oleh bupati.

“Sebagian besar pemudik berasal dari Kecamatan Suruh. Kita akan antar mereka sampai ke sana, menggunakan dua bus,” terangnya.

Tahun depan, lanjut Djoko, pihaknya akan memfasilitasi para pemudik yang akan kembali ke perantauan.

Pemudik, Litafia (37) merasa beruntung dapat mengikuti program mudik gratis ini. Ibu rumah tangga asal Reksosari, Kecamatan Suruh itu mengikuti suami yang bekerja di perusahaan katering di Jakarta.

“Semoga tahun depan bisa mudik gratis lagi,” kata warga Kalibata Utara II RT 14 RW 2 Jakarta Selatan ini.

Di Kabupaten Pati, peserta mudik gratis tiba di halaman Kantor Setda kabupaten setempat pada Senin (16/3/2026), pukul 21.00 WIB.

Penjabat (Pj) Sekretaris Kabupaten Pati, Teguh Widyatmoko menyampaikan, para peserta mudik gratis tidak hanya diantar sampai Pati Kota, karena pihaknya telah mengatur agar bus mengantar para pemudik hingga ke kecamatan tujuan masing-masing.

“Selamat datang di Pati. Selamat menikmati masa liburan di Pati. Semoga nanti kembali ke Jakarta dalam keadaan sehat dan selamat,” ucapnya.

Sedangkan di Demak, sebanyak 350 pemudik tiba di pendapa kabupaten setempat, Senin (16/3/2026), pukul 17.00 WIB.

Sekretaris Daerah Kabupaten Demak Akhmad Sugiharto menyampaikan, tahun ini Kabupaten Demak mendapatkan tambahan kuota bus untuk program mudik gratis, dan seluruh perjalanan pemudik berlangsung lancar tanpa kendala.

Pada kesempatan itu, dia mengingatkan para perantau untuk tetap menjaga nilai dan budaya daerah, saat kembali ke kampung halaman.

“Kalau sudah masuk Demak, jadilah orang Demak. Budaya yang kurang baik dari kota rantau tidak perlu dibawa ke kampung halaman. Kami juga berharap para pemudik dapat membelanjakan uangnya di Demak, misalnya di pasar tradisional, sehingga ekonomi lokal ikut bergerak,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Demak, Arief Sudaryanto mengatakan, pada hari pertama kedatangan, terdapat sekitar 350 pemudik yang tiba di Demak menggunakan enam bus dari pemkab dan satu bus tambahan dari Badan Penghubung Jawa tengah. Untuk gelombang berikutnya, ada delapan bus lagi yang akan membawa pemudik.

“Jika ditotal sekitar 15 bus dengan kapasitas rata-rata 50 penumpang per bus, sehingga diperkirakan sekitar 750 warga Demak mengikuti program mudik gratis ini,” katanya.

Penulis: Junaedi, Diskominfo Kab Semarang/Kontributor Kab Pati, & Red-kmf/ist-apj
Editor: Di, Diskomdigi Jateng

Skip to content