Perkuat Mitigasi Longsor, BPBD Jateng Pasang EWS di Desa Pingit

09 July 2026
Yandip Prov Jateng (2)

TEMANGGUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah memasang Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini tanah longsor di Dusun Demangan, Desa Pingit, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Senin (6/7/2026).
Pemasangan EWS dibarengi dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat yang diikuti Tim Siaga Bencana, Bhabinkamtibmas, serta BPBD Kabupaten Temanggung. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai potensi tanah longsor, cara kerja EWS, hingga langkah-langkah yang harus dilakukan ketika alat mengeluarkan peringatan.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nur Setianto, mengatakan EWS merupakan bagian penting dalam upaya mitigasi bencana. Menurutnya, alat tersebut dapat memberikan peringatan lebih awal sehingga masyarakat memiliki waktu untuk menyelamatkan diri.
“Yang tidak kalah penting adalah masyarakat memahami cara merespons peringatan dari EWS. Karena itu, sosialisasi terus kami lakukan agar proses evakuasi dapat berjalan cepat dan tepat,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).
Totok menjelaskan, hingga saat ini telah terpasang 80unit EWS di berbagai titik rawan longsor di Kabupaten Temanggung. Meski demikian, masih terdapat sejumlah wilayah rawan yang belum memiliki sistem peringatan dini.
“Ke depan, pemasangan EWS akan terus dilakukan secara bertahap. Prioritasnya adalah daerah-daerah yang memiliki risiko longsor tinggi,” tegasnya.
Desa Pingit menjadi salah satu lokasi prioritas karena beberapa kali mengalami bencana tanah longsor. Peristiwa tersebut sempat merusak rumah warga dan memutus akses jalan.
Melalui penambahan EWS dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, BPBD berharap dampak bencana tanah longsor di Kabupaten Temanggung dapat ditekan, serta proses evakuasi dapat dilakukan lebih cepat ketika terjadi kondisi darurat.

Penulis; Aiz; Ekp
Editor: WH/DiskomdigiJtg

Skip to content