PERINGATI HUT RI, DIFABEL SOLO PERJUANGKAN KEMERDEKAAN

15 August 2017
dev_yandip prov jateng
PERINGATI HUT RI, DIFABEL SOLO PERJUANGKAN KEMERDEKAAN

 

SOLO– Siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB)-D Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Solo rayakan HUT RI ke-72 dengan menggelar pentas seni di area car free day (CFD) Jl. Slamet Riyadi, depan Rumah Makan Adem Ayem, Minggu (13/8) pagi. Anak – anak penyandang tunadaksa tampil menghibur para pengunjung CFD  dengan memainkan berbagai jenis alat musik.

Ada 11 anak berkebutuhan khusus dari YPAC Solo yang berpartisipasi unjuk kebolehan bermusik dengan mengatasnamakan sebagai group band YPAC Musik Percussion The Inspirator. Turut hadir diantara mereka, alumnus YPAC Solo, Muhammad Salwa Aristotel yang pernah diundang Ibu Negara Iriana Jokowi ke Istana Negara untuk melukis wajah tamu Spouse Program KTT IORA 2017 pada Maret lalu. Remaja Difabel tanpa lengan itu tampil memainkan alat musik bass menggunakan kedua kakinya.

YPAC Solo juga mendatangkan grup tari untuk memeriahkan acara perayaan HUT RI di area CFD Jl. Slamet Riyadi. Grup tari tersebut meliputi kalangan siswa – siswi SLB yang mengidap cerebral palsy (CP) atau kelainan gerak dan postur tubuh akibat kelainan otak.

Tenaga Pengajar di YPAC  Solo, Sugian Noor, mengatakan grup tari yang terdiri atas anak-anak cerebral palsy tersebut baru pertama tampil di depan publik. YPAC Solo sengaja mengajak mereka untuk ikut unjuk kebolehan dalam acara perayaan HUT RI untuk memperkuat rasa percaya diri masing – masing anak.

“Kami tidak mau ketinggalan untuk memeriahkan perayaan HUT RI ke-72. Agar acara bisa lebih meriah, kami suguhkan juga pertunjukan tari dari anak – anak difabel cerebral palsy. Mereka baru pertama kali ini tampil di muka umum,” kata Sugi, Minggu.

Dengan menggelar berbagai acara atau kegiatan di luar, Sugi barharap masyarakat umum dan pemerintah dapat lebih memperhatikan kaum difabel. Menurut dia, kaum difabel juga ingin merdeka. “Kami ingin juga merasakan Kemerdekaan. Pemerintah perlu bertanya lagi, apakah kepentingan kaum difabel sudah dipenuhi?” Ujar Sugi.

Skip to content