KUDUS – Adanya satu penyuluh pertanian di tiap desa, jika dilihat dari jumlahnya, dinilai belum ideal. Karenanya, para penyuluh pertanian diharapkan tetap semangat dalam mendampingi petani untuk meningkatkan produktivitasnya.
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo saat membuka seminar nasional online penyuluhan pertanian DPD Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Kudus via konferensi video di Ruang Kerja Wakil Bupati Kudus, Kamis (27/8/2020). Menurutnya, penyuluh pertanian memegang peran penting dalam meningkatkan produktivitas petani.
“Meskipun jumlahnya sedikit, saya harap penyuluh pertanian tetap semangat dan tak pantang menyerah dalam menjalankan tugas,” jelasnya.
Disampaikan, salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan jumlah penyuluh pertanian, pihaknya akan memperbanyak tenaga penyuluh pertanian swadaya.
“Beberapa solusi kami berikan terkait penyuluh pertanian. Salah satunya akan memperbanyak tenaga penyuluh pertanian swadaya,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Hartopo juga mengingatkan kepada para penyuluh pertanian agar selalu menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan memakai sabun, jaga jarak dan menghindari kerumunan. Dia berharap upaya tersebut dapat meminimalisasi penyebaran Covid-19.
“Mari kita tetap jalankan protokol kesehatan. Semoga pandemi segera berakhir,” harapnya.
Penulis: Kontributor Kab Kudus
Editor: Di, Diskominfo Jateng
