Pemkot Kembangkan Program Layanan Satu Pintu Kemiskinan

17 October 2018
yandip prov jateng

Kota Pekalongan, Info Publik – Dalam upaya menurunkan angka kemiskinan, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinsos P2KB terus melaksanakan berbagai program, salah satunya pelayanan sosial satu pintu. Program ini akan diresmikan oleh walikota pekalongan HM.Saelany Machfudz.SE Jum’at (19/10/18) mendatang.

Disampaikan Puji Winarti  selaku sekertaris DinsosP2KB Kota Pekalongan usai mengisi kegiatan FGD dan sosialisasi P2MBG di Aula kantor kelurahan kandang panjang selasa (16/10) layanan sosial satu pintu, atau one stop service ini merupakan suatu sistem layanan yang akan dikembangkan di Kota Pekalongan untuk membantu mengidentifikasi kebutuhan dan keluhan masyarakat miskin secepat mungkin.

“Pelayanan ini juga digunakan untuk melakukan rujukan dan menghubungkan warga miskin dengan program layanan yang dikelola pemerintah sesuai kebutuhan yang diinginkan, layanan ini merujuk pada singel data pemerintah Kota Pekalongan yang dipastikan bisa efektif penerapanya pada bulan November 2018 mendatang ” kata Sekertaris DinsosP2KB Puji Winarti.

Di tahun 2018, Pemkot akan melakukan trobosan melalui program layanan satu pintu kemiskinan yang diharapkan mampu menurunankanangka kemiskinan signifikan. Sesuai dengan visi misi walikota Pekalongan HM.Saelany Machfudz.SE target pada tahun 2019 mendatang kemiskinan di kota Pekalongan harus turun diangka 6 ,00 persen, ditambahkan Saat ini angka kemiskinan di kota pekalongan mencapai 7,47 persen.

Endang Warga Kelurahan Kandang Panjang, Pekalongan Utara Kota Pekalongan juga menyambut baik adanya program trobosan dari pemerintah tersebut.

“Kalau upaya melalui program penanganan kemiskinan satu pintu itu terwujud ya lebih baik, warga jadi tidak repot untuk mengakses bantuan sosial dan yang lainya, pungkas Endang. (MC Kota Pekalongan/Achmad Mahmudin/Dimas Arga)

Skip to content