Upacara dibuka dengan Tarian Dhadap Samber Nyawa persembahan dari Dinas Kebudayaan Kota Surakarta bekerjasama dengan SMK N 8 Surakarta. Tarian tersebut menggambarkan semangat kebersamaan dan ketangkasan prajurit putri dengan menggunakan dhadhap. Dhadap merupakan tongkat komando seorang prajurit dan sambernyawa adalah simbol keberanian menghadapi musuh. Penciptaan Tari Dhadhap Sambernyawa terinspirasi adanya sejarah zaman Mangkunegara I atau disebut Pangeran Sambernyawa untuk melawan kompeni, beliau memiliki pasukan putri bernama Prajurit Landrang Mangungkung.
Pada kesempatan ini, Kepala Komandan Distrik Militer 0735 Kota Surakarta sebagai inspektur upacara, Letnan Kolonel Inf Ali Akhwan. Beliau menyampaikan ikrar yang pada intinya kita sebagai warga negara Indonesia harus mempertahankan dan mengamalkan nilai pancasila untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan demi mewujudkan kesejahteraan serta keutuhan bangsa dan negara.
