TEMANGGUNG – Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan perbaikan 20 ruas jalan sepanjang 2025, termasuk pelebaran jalan Pingit–Wonokerso dan Tembarak–Gambasan, yang menelan anggaran miliaran rupiah. Langkah itu diharapkan memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala DPUPR Temanggung, Hendy Wahyu Nurhidayat, menjelaskan, dari total 20 ruas jalan tersebut, 18 dikerjakan secara kontraktual dengan anggaran bervariasi, mulai Rp300 juta hingga Rp3 miliar. Dua ruas lainnya masuk dalam perubahan anggaran bantuan gubernur, serta penanganan Jalan Tlogopucang.
“Proyek terbesar adalah pelebaran jalan Pingit–Wonokerso dengan anggaran Rp3 miliar dari bantuan provinsi, dari lebar awal 4 meter menjadi 6 meter. Ada juga pelebaran jalan Tembarak–Gambasan menuju perbatasan Magelang senilai Rp3 miliar, yang progresnya sudah sekitar 35 persen,” jelas Hendy, di Temanggung, Kamis (18/9/2025).
Ditambahkan, DPUPR juga melaksanakan overlay jalan Kandangan–Jumo dengan dana Rp2,5 miliar, serta menyiapkan tambahan Rp5 miliar dari bantuan gubernur untuk perbaikan jalan Kandangan–Kaloran.
Menurut Hendy, pembangunan infrastruktur jalan ini akan meningkatkan akses perekonomian warga. Mobilitas barang dan jasa akan semakin lancar, sehingga membuka peluang investasi dan menciptakan lapangan kerja baru.
“Tentu saja nanti efeknya, dampaknya ke masyarakat, artinya, ketika sistem ekonomi kita mulai dari produksi sampai ke pemasaran ini kalau ditunjang oleh sarana, prasarana yang bagus, tentu saja itu akan menekan harga pokok, dan bisa dibayangkan ketika jalan itu tidak bisa dilalui yang harusnya dekat, tetapi tidak bisa dilalui harus memutar, berapa biaya mobilisasi yang harus dikeluarkan,” tandasnya.
Penulis: Fir;Ekp
Editor: WH/DiskominfoJtg
