Pemkab Pati Lakukan Refocusing Anggaran Hingga Rp 32 M

14 April 2020
yandip prov jateng
Pemkab Pati Lakukan Refocusing Anggaran Hingga Rp 32 M

PATI – Pemerintah Kabupaten Pati melakukan refocusing atau penggeseran anggaran sekitar Rp 32 miliar untuk penanganan virus Corona (Covid-19). Dana tersebut untuk pengadaan alat kesehatan dan kepentingan sosial bagi masyarakat.

“Refocusing, kita adalah mengurangi anggaran pembangunan yaitu Rumah Sakit Juwana dan Puskesmas Tayu. Kemudian perjalanan dinas, makan-minum untuk SKPD maupun juga para tamu dan termasuk dana tak terduga kita alokasikan untuk penanganan virus Corona,” kata Bupati Pati Haryanto, saat video conference bersama Wakil Bupati Pati dan jajaran Forkopimda di Pendapa Kabupaten Pati, Senin (13/4/2020).

Sementara, lanjutnya, untuk refocusing anggaran desa akan mengikuti petunjuk dari pemerintah daerah.

“Nanti untuk pembelian APD sudah diatur maupun juga kepentingan sosial, untuk memberikan masyarakat yang saat ini yang tidak bisa melakukan usahanya,” jelas Haryanto.

Dia menekankan kepada camat, kepala desa untuk mengalokasikan masker atau hand sanitizer, maupun juga kebutuhan-kebutuhan penanganan Covid-19 di tiap desa.

Haryanto juga menekankan untuk terus melakukan social distancing. Terutama bagi warga yang baru datang dari daerah lain, bupati berharap ketua RT/ RW, kepala desa dan camat memantau warganya yang pulang dari luar daerah termasuk dari luar negeri.

“Saya mengharap kepada bapak/ ibu maupun masyarakat bisa memahami dan mengerti. Mudah-mudahan di Kabupaten Pati ini dengan ketaatan dan kedisiplinan, itu (pandemi Covid-19) bisa teratasi dengan baik,” ujarnya.

Disampaikan, kunci menghadapi wabah Corona ini, di antaranya kedisiplinan bersama. Masyarakat dituntut menaati aturan yang ditetapkan. Mereka juga diminta berpartisipasi untuk membantu masyarakat yang terdampak wabah ini.

“Alhamdulillah peran serta dari berbagai pihak, setelah saya instruksikan seperti Baznas untuk beli beras 10 ton nanti dibagikan kepada penyapu jalan, tukang ojek, tukang becak dan sopir angkot kemudian warga yang terdampak pulang dari merantau yang tidak mampu. Lalu ASN mengumpulkan anggaran yang tidak sedikit kurang lebih 1,16 miliar untuk dibelikan APD dan sembako untuk masyarakat yang membutuhkan,” tandas Haryanto.

Penulis : Tim Diskominfo Kab Pati

Editor : Di, Diskominfo Jateng*P

Skip to content