BATANG – Berkat kecepatan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Batang mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Pelayanan yang selama ini diberikan secara total tentunya akan berpengaruh positif bagi peningkatan investasi di Kabupaten Batang.
“Kami akan memberikan pelayanan terbaik, efektif, efisien dan sederhana. Saat ini sedang kami ciptakan one stop service-nya, sehingga sekali duduk semua pelayanan selesai,” ujar Bupati Batang Wihaji saat menerima kunjungan Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI, di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Batang, Rabu (22/7/2020).
Bupati menerangkan, ada sejumlah perusahaan yang saat ini sedang berproses melakukan perizinan, untuk berinvestasi di Kabupaten Batang.
“Perusahaan itu antara lain yang berkecimpung dalam bidang farmasi dan elektronik. Diperkirakan perusahaan-perusahaan tersebut dapat menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja untuk lahan seluas 4.300 hektare,” katanya.
Bupati menegaskan, ke depan, pihaknya akan melibatkan masyarakat lokal dalam untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja pada perusahaan-perusahaan tersebut.
“Untuk mendukung tenaga kerja yang ada, nantinya juga akan dibangun Politeknik dan megatronik, sehingga dapat menyukseskan industri 4.0,” tegasnya.
Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) RI, Diah Natalisa menyampaikan, MPP di Batang ini unik, karena ada komitmen tinggi dan gerak cepat dari Pimpinan Daerah untuk mengintegrasikan berbagai jenis layanan, baik pusat maupun daerah. Sehingga, Menteri PAN-RB memberikan penghargaan kepada Bupati Batang Wihaji.
“Cukup banyak layanan disini, salah satu inovasinya adalah Drive Thrue untuk SIM A dan C, yang penghargaannya diberikan langsung kepada Kapolres Batang, Abdul Waras dan Kasat Lantas, Doddy Triantoro,” katanya.
Lebih lanjut, Diah menegaskan, kinerja harus terus dimotivasi, karena dari hal-hal terkecil akan muncul ide-ide yang dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Tujuan utama dibuatnya MPP ini selain mengintegrasikan pelayanan dalam satu lokasi dan memberikan kemudahan kepada masyarakat, juga memberikan kontribusi bahwa tidak hanya Jakarta dan Surabaya yang berhasil memperbaiki layanan publik tetapi seluruh Indonesia, yang sejalan dengan harapan Menteri PAN-RB,” bebernya.
Diah menambahkan, pihaknya ingin melakukan transformasi di bidang pelayanan publik. Menurutnya, apabila pelayanan semakin baik, tentu akan meningkatkan investasi.
Penulis : Mc Batang Jateng/Heri
Editor : dnk/Diskominfo Jateng
