BATANG – Puluhan pelajar jenjang SMP hingga SMA/SMK menempa diri tentang ilmu penulisan artikel . Mereka diharapkan dapat mengeksporasi kemampuan literasinya, baik dalam ranah edukasi maupun ekonomi, yakni meraih cuan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang, Suprapto, menuturkan, pihaknya bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia, untuk menggelar kegiatan pelatihan penulisan artikel sebagai bagian dari program Duta Baca Masuk Sekolah.
“Kami siapkan 70 kader penulis artikel yang berbakat, yang dilatih langsung oleh Duta Baca Indonesia Herri Hendrayana Haris tentang cara menulis yang edukatif dan informatif. Tak hanya itu, peserta juga akan dibekali metode penulisan yang mampu memikat pembaca hingga mendatangkan pundi-pundi rupiah, bagi si penulis,” tegasnya, di Aula SMKN 1 Kandeman Batang, Rabu (10/9/2025).
Ia berharap, para peserta mampu menghasilkan karya maupun konten yang dapat dinikmati publik.
“(Mereka) bisa menulis seputar kesejarahan di Batang yang belum terungkap, kuliner khas, hingga kebudayaan yang menjunjung kearifan lokal setempat,” bebernya.
Pustakawan Ahli Utama, Perpusnas RI, Abdullah, mengapresiasi penyelenggaraan program Duta Baca Masuk Sekolah karena mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Saat ini, IPM nasional berada di angka 74,51.
Ditambahkan, kompetensi literasi dapat menghasilkan keuntungan finansial bagi si penulis.
“Kalau cuan itu jangka panjang, yang terpenting peningkatan budaya literasi Generasi z kita supaya bisa membantu menekan angka pengangguran maupun kemiskinan. Jika sudah profesional dan total menekuninya, ia bisa hidup dari sana, misalnya jadi penulis konten kuliner khas yang hanya ada di Batang, untuk membantu promosi lewat beragam platform medsos,” tandasnya.
Penulis: Heri, Kontributor Batang
Editor: Tn, Diskominfo Jateng
