KUDUS – Untuk memastikan kesiapan objek wisata dalam menyongsong new normal, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo beserta rombongan dari komunitas sepeda mengunjungi wanawisata Gardu Pandang yang ada di Desa Ternadi, Kecamatan Dawe.
Hartopo melihat penerapan protokol kesehatan di desa wisata Gardu Pandang telah diterapkan dengan baik.
“Kami apresiasi protokol kesehatan yang telah diterapkan. Ketika masuk Desa Wisata Ternadi ini dicek suhu tubuh dulu dengan thermo gun dan diwajibkan pakai masker. Ini untuk mempersiapkan new normal di desa wisata,” ujarnya.
Bupati berpesan kepada pengelola wisata Desa Ternadi, agar selalu menerapkan protokol kesehatan sampai pandemi Covid-19 selesai.
“Wisata di Desa Ternadi ini di dibuka kembali, tapi harus selalu melaksanakan protokol kesehatan. Sekarang semua harus pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun setelah melakukan aktivitas apapun, dan menjaga jarak. Hal ini dijalankan sampai betul-betul covid ini selesai,” imbuhnya.
Terkait sektor pariwisata, Hartopo menyampaikan wanawisata yang terletak di lereng Gunung Muria ini menawarkan keindahan pemandangan alam yang asri kepada wisatawan. Meskipun melalui medan yang cukup ekstrem, tapi dirinya beserta rombongan terpuaskan dengan pemandangan alam yang terhampar luas di lereng Gunung Muria tersebut.
“Luar biasa, berolahraga sambil menikmati pemandangan. Medannya ekstrem, tapi rasa capeknya terbayar oleh penandangan potensi wisata alam yang luar biasa. Membuat kita menjadi enjoy dan fresh kembali,” ujarnya.
Ditambahkan, dia optimistis masih banyak potensi wisata di Desa Ternadi lainnya yang dapat dikembangkan. Pihaknya meminta agar Pemerintah Desa Ternadi terus menggali potensi-potensi wisata alam dengan menggandeng pihak-pihak terkait.
“Mangga terus digali potensi wisata di Desa Ternadi. Potensi wisata alam sangat besar sekali, untuk warung-warung di Gardu Pandang tinggal penataan dan juga harus menerapkan protokol kesehatan. Pemerintah desa agar rembukan bersama dinas-dinas terkait, termasuk Djarum Foundation yang sudah masuk, serta Perhutani,” tuturnya.
Penulis : Kontributor Kab Kudus
Editor : Di, Diskominfo Jateng
