Mulai Surut, Jumlah Pengungsi Berkurang

01 February 2019
yandip prov jateng
Mulai Surut, Jumlah Pengungsi Berkurang
Pekalongan – Jumlah pengungsi yang membeludak hingga 3000 jiwa akibat banjir di Kota Pekalongan pada beberapa waktu lalu, kini jumlahnya berangsur menurun. Data dari BPBD pada Kamis (31/1) total pengungsi mencapai 253 jiwa. Sejauh ini, BPBD masih terus melakukan pendataan.”Hari ini Masjid Al-Karomah sudah kosong, dan sudah pada pulang,” terang Arif Mahanani, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pekalongan. Ia menambahkan, pengungsi yang semula menempati Masjid Al-Karomah yang semula akan dipindahkan ke Aula Kecamatan Barat dan Kelurahan Tirto, tapi pengungsi justru ternyata kembali ke rumah mereka masing-masing.
Arif mengungkapkan alasan Masjid Al-Karomah mesti dikosongkan. Tidak lain adalah karena masjid akan dipakai untuk ibadah Sholat Jumat. “Besok itu kan ada Jumatan, jadi harus bersih masjidnya,” jelas Arif. Adapun untuk setiap kecamatan jumlahnya berbeda-beda. Total pengungsi di Kecamatan Pekalongan Barat mencapai 200 jiwa, dan Pekalongan Utara 53 jiwa, khusus Pekalongan Timur dan Selatan sampai saat ini sudah nihil pengungsi. Menurunnya pengungsi diakibatkan oleh para pengungsi yang sudah pulang ke rumah masing-masing.
Kendati BPBD sudah merilis data, bisa saja dari pihak lain juga ikut merilis data, namun perbeda. Arif menjelaskan, perbedaan terjadi karena waktu pengambilan data yang berbeda. “Jika ambil datanya malam itu lebih banyak, soalnya banyak orang yang numpang tidur saja,” terang Arif. Kasi Kedaruratan dan Logistik, Priyono menerangkan, untuk kategori pengungsi itu yang benar-benar terisolir, tidak bisa keluar rumah ataupun bekerja.
Skip to content