Purworejo-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan kerja dengan mengunjungi Pondok Pesantren Nuril Anwar Desa Maron Kecamatan Loano. Kunjungan kerja itu dalam rangka menyerahkan bantuan berupa pembangunan Rumah Susun (Rusun) santri yang rencananya akan dibangun pada tahun 2019.
Basuki Hadimujono mengungkapkan, bantuan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan nonformal dalam hal ini pondok pesantren. Kualitas yang dimaksud meliputi standar sarana prasarana untuk menunjang kegiatan belajar santri yang juga bertempat tinggal (mondok) di Ponpes Nurul Anwar.
“Rusun ini diharapkan dapat bermanfaat bagi santri yang sedang belajar, sehingga lebih nyaman nantinya. Pembangunan akan dilaksanakan tahun depan. Anggaranya nanti menyesuaikan untuk membangun gedung sekaligus fasilitas yang ada didalamnya,” jelasnya.
Kunjungan kerja Menteri yang didampingi Dirjen PUPR tersebut diterima Bupati Agus Bastian SE MM, jajaran Forkompinda, Sekda, pengasuh dan pengurus ponpes Nuril Anwar, tokoh masyarakat, dan ribuan santri dan santriwati.
Bupati Agus Bastian menyatakan komitmennya serta dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan nonformal pondok pesantren.
“Kami sangat mendukung keberlangsungan pendidikan nonformal keagamaan yang diselenggarakan oleh pondok pesantren. Tentu bantuan pembangunan rusun santri di Ponpes Nurul Anwar Maron akan sangat membantu peningkatan kualitas hidup santri saat mengenyam pendidikan agama di pondok,” ujarnya.
Pengasuh Ponpes Nuril Anwar Maron KH Abdul Hakim Hamid mengatakan, sebelum menerima bantuan pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas dua hektare yang berlokasi di Kecamatan Banyuurip. Rusun nantinya akan dibangun di cabang Pondok Pesantren kami di Kecamatan Banyuurip yang saat ini masih disurvei oleh Kementrian PUPR.
Menurutnya, jumlah santri di Ponpes Nuril Anwar mencapai sekitar 2.000 orang. Masing-masing berasal dari berbagai macam kelompok umur. Kebanyakan dari siswa sekolah dasar, menengah hingga perguruan tinggi yang sedang belajar sekaligus mengaji. Rusun ini akan sangat mendukung, yang dimungkinkan kedepan jumlah santriwan dan santriwati akan terus bertambah, sehingga bisa menampung keseluruhan santri.
