MENPERIN BERI SINYAL PRODUKSI MASSAL KENDARAAN MAHESA

07 November 2017
dev_yandip prov jateng
MENPERIN BERI SINYAL PRODUKSI MASSAL KENDARAAN MAHESA

KLATEN – Moda Angkutan Hemat Pedesaan atau Mahesa Nusantara  yang di inisiatori Sukiyat pemilik bengkel Kiat Motor Klaten sebagai angkutan pertanian pedesaan, perlu uji pasar minimal sepuluh bulan untuk menjadi produk nasional. Hal itu disampaikan Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto dalam lawatan ke Showroom Kiat Motor yang beralamat beralamat di Jalan Solo – Jogja, Desa Mlese, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jumat Siang (03/11).

Didampingi Presiden IOI (Insitut Otomotif Indonesia), I Made Dana Tangkas, inisiator Mahesa, Sukiyat, dan Plt Bupati Klaten, Sri Mulyani, Menperin Airlangga meninjau langsung tiga jenis purwarupa atau prototipe Mahesa, yakni double cabin, pick up, dan kendaraan peralatan dan mesin pertanian (alsintan).

Menperin, Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya sangat mendukung adanya produk nasional yang ramah pertanian.

“Mahesa merupakan angkutan pertanian bersifat universal dari sisi manfaatnya seperti bisa untuk angkutan, fungsi alat pertanian sampai penggilingan padi, apalagi harganya terjangkau,” tuturnya.

 Putra mantan Menteri Perindustian Hartarto era Presiden Suharto itu mengingatkan untuk menjadi produk nasional, Mahesa perlu uji pasar khususnya di lingkungan Solo Raya. Penting juga untuk mempertimbangkan adalah dukungan jaringan distribusi bagi pengembangan Mahesa.

“Izin enggak ada masalah. Dijamin bisa diproduksi. (Kapan?) Kita monitor 10 bulan, ya 2018,” tandasnya.

Sementara itu inisiator Mahesa, Sukiyat sekaligus pemilik Kiat Motor menjelaskan telah menggandeng perusahaan Toyota untuk pengembangan ke depan Mahesa.

“Kami bekerja sama dengan SMK 2 Klaten untuk perakitan dan  Batur Jaya Ceper untuk daya dukung. Sedangi Kiat Motor sendiri menyempurnakan Mahesa dari sisi finishing atau pengecatan,” ujarnya.

Mahesa karya Sukiyat pengusaha Klaten dirancang sangat ramah bagi petani. Selain murah dibandrol 60 juta, Mahesa dirancang berkekuatan 650 CC dan multi fungsi. Selain sebagai alat angkut hasil pertanian, Mahesa juga dilengkapi mesin penyedot air yang bisa digunakan saat musim kering dan juga bisa digunakan untuk penggilingan padi sehingga sesuai kebutuhan petani.

Skip to content