Masyarakat Diharap Jadi Polisi bagi Dirinya

17 November 2020
yandip prov jateng

CILACAP – Meningkatnya jumlah warga yang terjangkit Covid-19 menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Cilacap. Sehingga upaya pencegahan dan penanganannya lebih ditingkatkan, utamanya kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji dalam sambutannya pada acara Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap, di ruang Jalabhumi kantor Pemkab Cilacap, Senin (16/11/2020).

Beberapa hal disampaikan bupati, di antaranya evaluasi pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat dan penerapan protokol kesehatan di tempat umum.

“Penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19, benar-benar harus kita perhatikan dan tindaklanjuti penanganannya. Banyak yang harus dievaluasi kembali, seperti pemberlakuan jam malam untuk toko, kafe, dan rumah makan. Pemberlakuan kembali izin tempat ibadah, memperketat protokol kesehatan, dan lain-lain,” kata Tatto.

Menurutnya, hal ini cukup beralasan, karena Kabupaten Cilacap masuk dalam zona merah atau wilayah risiko tinggi, seiring meningkatnya kasus terkonfimasi Covid-19.
Untuk itu, lanjut Tatto, perlu aksi dan sosialisasi lebih masif lagi dari semua pihak, sebagai upaya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, serta pola hidup bersih dan sehat.

“Saya akan turun ke kecamatan dan desa untuk mengingatkan warga kembali apa itu pakai masker, jaga jarak aman, cuci tangan, dan sebagainya. Namun ada yang lebih penting lagi, yakni bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjadi polisi bagi dirinya sendiri, keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Penulis : Lmocko_hmscl
Editor : dnk/ul Diskominfo Jateng

Skip to content