Kota Pekalongan – Jelang hari pemungutan suara yang tinggal menghitung hari, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekalongan mulai melakukan pendistribusian logistik dan alat kelengkapan pemungutan suara pada pemilu serentak 2019 kepada panitia pemungutan suara di tingkat kecamatan dan kelurahan. “Sesuai jadwal tanggal 13 April kemarin, kami sudah mulai melakukan pergeseran distribusi logistik dari tingkat KPU Kota Pekalongan ke PPK masing-masing dimulai dari PPK Utara, kemudian PPK Timur, dan PPK Selatan. Selanjutnya, pada hari keduanya melanjutkan PPK Selatan dan PPK Barat di tanggal 14,” ucap Ketua KPU Kota Pekalongan, Rahmi Rosyada Thoha saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/4/2019).
Disampaikan Rahmi, pada hari ini pihaknya akan melakukan pendistribusian kekurangan logistik untuk kekurangan jenis surat suara Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan sebagian surat suara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Dapil 4 Pekalongan Selatan. “Hari ini kami merencanakan pendistribusian untuk kekurangan logistik karena baru tadi malem kami melakukan sortir lipat kembali untuk kekurangan surat suara DPD dan sebagain DPRD di Dapil 4. Saat ini sudah meluncur kembali untuk memenuhi kekurangan-kekurangan di Dapil 4 sehingga Alhamdulillah pada hari ini, tanggal 15 April kami bisa menyelesaikan keseluruhan pergeseran distribusi dari KPU Kota Pekalongan ke 4 PPK Kota Pekalongan atau di 4 Dapil,” terang Rahmi.
Lebih lanjut, Rahmi menambahkan logistik lain seperti Salinan Daftar Pemilih Tetap (SDPT) akan diserahkan ke para saksi dan pengawas sebagai data untuk penulisan C6 telah disampaikan sejak seminggu yang lalu melalui PPK dan dilanjutkan ke PPS untuk pendistribusian masing-masing KPPS di seluruh Kota Pekalongan “Sesuai jadwalnya tanggal 14-16 April 2019 dari PPK turun ke PPS, bagi PPK yang lebih awal mendapatkan logistik sudah bisa di distribusian ke PPS. Untuk jadwal PPS ke KPPS yaitu tanggal 16-17 pagi sesuai TPS masing-masing,” imbuh Rahmi.
Dijelaskan Rahmi, terkait antisipasi curah hujan yang tinggi yang dapat menggenangi sebagian wilayah di Kota Pekalongan saat hari pemungutan suara berlangsung, KPU Kota Pekalongan telah berkoordinasi dengan para KPPS untuk membuat panggung yang digunakan untuk tempat memilih agar aman dari bencana rob maupun banjir yang direncanakan pendiriannya maksimal pada sehari sebelum pemungutan suara berlangsung. “Untuk Pekalongan bagian Utara sudah disepakati oleh para KPPS untuk mempersiapkan plan B dengan membuat panggung untuk masing-masing TPS di daerah yang rawan rob sehingga aman dari rob. Pendiriannya maksimal H-1 TPS sudah dapat berdiri,” pungkas Rahmi.
