KOTA PEKALONGAN LULUS PROGRAM GERAKAN 100 SMART CITY

25 May 2018
yandip prov jateng

PEKALONGAN – Walikota Pekalongan Moch Saelany Machfudz menandatangani MoU dengan Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) pada Kementrian Komunikasi dan Informatika tentang implementasi Gerakan 100 Smart City, di ruang Serbaguna Dirjen Aptika Kemenkominfo, Rabu (23/5).

Dalam penandatanganan tersebut, orang nomor satu di Pemkot Pekalongan itu didampingi Ketua DPRD Kota Pekalongan Balgis Diab, Kepala Bappeda Anita Heru Kusumorini, Kepala Diskominfo DR Sri Budi Santoso dan Kepala Bagian Organisasi, Muhammad Sahlan.

Dirjen Aptika pada Kemenkominfo, Samuel Abrijani Pangerapan menjelaskan, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah dalam rangka mengimplementasikan smart city, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan sejumlah kementrian dan lembaga lain menyelenggarakan program Gerakan Menuju 100 Smart City.

“Gerakan Menuju 100 Smart City ditujukan untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam ekosistem smart city. Gerakan tersebut diselenggarakan secara bertahap dari tahun 2017 hingga tahun 2019 diharapkan adanya seratus kota dan kabupaten yang dapat dijadikan teladan atau role model dalam mengimplementasikan program smart city,” jelasnya.
Samuel melanjutkan, pada  2017 terdapat 25 kota kabupaten telah dipilih dan telah memperoleh pendampingan penyusunan masterplan serta quick wins smartcity.

“Kami telah memilih, dan akan melakukan pendampingan penyusunan masterplan dan quick win smart city bagi lima puluh (50) kota kabupaten untuk tahun 2018. Sesuai dengan hasil assessment yang telah dilakukan pada 5 hingga 7 maret lalu, Kota Pekalongan lulus seleksi dan terpilih mengikuti program Gerakan Menuju 100 Smart City,” tambahnya.

Walikota Pekalongan, Moch Saelany Machfudz mengaku bangga Kota Pekalongan masuk dalam Program Smart City yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kemenkominfo. “Atas nama Pemerintah Kota Pekalongan, kami patut bangga bahwa kita bisa lolos seleksi tersebut. Ini merupakan wujud bahwa Kota Pekalongan selalu berupaya melakukan inovasi dalam meningkatkan tata pemerintahan menjadi Good Governance dengan memaksimalkan penggunaan Teknologi Informatika,” kata Saelany usai penandatangan.

Ia berharap program smart city tersebut mampu berkontribusi besar terhadap capaian visi dan misi pemerintahan Kota Pekalongan, yakni mewujudkan Kota Pekalongan lebih mandiri, sejahtera berlandaskan nilai-nilai religiusitas. “Ini merupakan salah satu bentuk misi  ke 5 Pemerintahan Kota Pekalongan, yakni mengembangkan Teknologi Informatika berbasis komunitas, dan harapannya IT ini benar-benar bisa berkontribusi besar terhadap kemajuan Kota Pekalongan,” harapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Pekalongan, Balgis Diab mengaku bangga dan akan mendukung terwujudnya Kota Pekalongan menjadi Smart City. “Saya sangat berbangga hati, dan mendukung terhadap apa yang dilakukan Pemerintah Kota Pekalongan untuk mewujudkan smart city. Dan MoU ini harapannya tidak hanya ceremonial belaka, melainkan bisa diterapkan dengan baik,”  pesannya. (Dinkominfo Kota Pekalongan)

Skip to content