
SRAGEN – Hari Jumat ( 22/9/2017), KPPKS ( kerukunan pedagang dalam pasar kota Sragen ) mengirimkan bantuan air bersih ke daerah kabupaten Sragen yang membutuhkan air bersih untuk tahap pertama sebanyak 6 tangki. Kegiatan pelepasan pemberangkatan pengiriman air bersih tersebut di lakukan oleh Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati di halaman pasar kota Sragen.
Sebelum pemberangkatan Bupati menyampaikan,” kita sudah beberapa bulan ini mengalami kekeringan diwilayah Utara Bengawan solo, saya sebagai Bupati sangat terharu karena disaat kekeringan para pedagang pasar Sragen ikut dan peduli untuk berpartisipasi mengirimkan air bersih”.
Ada sekelompok masyarakat tanpa diminta dan dikomando mereka dengan ikhlas memberikan dan membagikan sedikit rejekinya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan air bersih pada saat ini, lanjut Bupati
“Beberapa waktu yang lalu saya mendapat kritikan yang bertubi-tubi, yang mengatakan bahwa pemkab. Sragen tidak peduli terhadap masalah kekeringan yang kita hadapi saat ini”, kata Bupati.
Bentuk kepedulian pemkab. Sragen yaitu telah mengirimkan 200 Tanki air bersih di 5 kecamatan dan 10 desa di kabupaten Sragen yaitu Kecamatan Sukodono ( Desa Gebang, Baleharjo), Tangen ( Jekawal, dukuh, galeh), Jenar ( ngepringan, Banyurip, Jenar), Sumberlawang ( Ngargotirto), Miri ( Gilirejo).
“Pada tahun 2018 kita mengusulkan anggaran sebesar 41 milyar untuk pembuatan jaringan air bersih di 3 kecamatan yaitu Jenar, tangen dan Miri. Kita harus membangun saluran tersebut agar pada tahun 2019 tidak mengalami kekeringan lagi yang setiap tahun kita alami”, ujar Bupati.
Kata Bupati, “Saya berharap semua warga kab. Sragen ikut peduli dengan guyub rukun dan secara bergantian memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan”.
KPPKS yang didukung oleh pedagang rayon pasar kota dan nglangon, selepas, senandung Sukawati, dan Golem 81 akan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 28 tangki ke sejumlah desa yang mengalami kekurangan air bersih di kabupaten Sragen. (Humas)
/(pj).
