PURBALINGGA, INFO- Kecamatan Kemangkon mendapat predikat Kecamatn terluas dalam hal panen kedelai di Kabupaten Purbalingga. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Lily Purwati saat memberikan sambutan pada acara panen kedelai yang dihadiri Plt. Bupati Purbalingga, Selasa (16/10) di Desa Kedung Benda Kecamatan Kemangkon.
Lily mengatakan, luas lahan yang ditanami kedelai di wilayah Kecamatan Kemangkon mencapai 1.162 Ha yang berhasil dipanen dari 10.000 Ha yang ada di seluruh Kabupaten Purbalingga. Lily mengatakan, dari 10.000 Ha, masing-masing kelompok tani mendapat bantuan benih kedelai sebanyak 50 kg, pupuk organik sebanyak 4 liter/ Ha, Rhisobium 250 gram/ Ha.
“Dari target 10.000 Ha yang dicanangkan beberapa waktu lalu, Kemangkon menjadi Kecamatan terluas dalam penanaman kedelai disusul Kecamatan Rembang dan Kejobong. Oleh karena itulah kami pilih Kecamatan Kemangkon untuk mengawali panen kali ini,” kata Lily.
Dari target 10.000 Ha itu pula telah tertanam 83,5% lahan yang telah ditanami kedelai. Lily menambahkan, sisa target tersebut akan dieksekusi pada awal musim penghujan yang seharusnya sudah datang yaitu pada bulan Oktober, November dan Desember. Dari yang sudah ditanami diketahui yang sudah bisa untuk dipanen seluas 5.743 Ha yang tersebar si seluruh wilayah yang ada di Purbalingga.
“5.743 Ha bisa untuk dipanen dengan produksi 8.591 ton kedelai,” imbuhnya.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menuturkan, persoalan pertanian umumnya di Indonesia semakin kompleks. Hal tersebut disebabkan salah satunya oleh laju pertumbuhan penduduk yang sulit terkendali. Padahal, menurutnya ketahanan pangan merupakan hal yang mutlah sehingga persoalan pertanian harus segera dicarikan solusinya.
“Kompleksnya permasalahan pertanian disebabkan salah satunya oleh laju pertumbuhan penduduk yang sulit terkendali. Maka dari itu persoalan pertanian harus segera dicarikan solusinya karena ketahanan pangan adalah suatu yang mutlak dipenuhi,” pungkas Plt. Bupati yang akrab disapa Tiwi itu. (KP-4)
