Jejaring Toko Ritel Modern Didorong Pasarkan Produk UMKM

27 April 2021
yandip prov jateng
Jejaring Toko Ritel Modern Didorong Pasarkan Produk UMKM

PURBALINGGA – Berbagai toko ritel modern berjejaring yang berada di wilayah Kabupaten Purbalingga didorong untuk menjalin kemitraan dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal. Wujudnya adalah pemasaran produk-produk lokal di gerai-gerai toko modern berjejaring.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, di ruang rapat kantor bupati, beberapa waktu lalu. Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat mengangkat derajat UMKM lokal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan sampai keberadaan toko-toko modern justru mematikan UMKM lokal kita,” ujar Bupati Tiwi.

Sampai saat ini, lanjutnya, hanya 16 dari 65 gerai toko modern berjejaring di wilayah Purbalingga yang telah menjalin kemitraan dengan UMKM. Rinciannya, empat dari 43 gerai Alfamart dan 12 dari 22 gerai Indomaret. Di sisi lain, jumlah produk UMKM yang telah dipajang di gerai-gerai tersebut masih terbatas, yakni 36 jenis produk dari 25 pelaku usaha.

Tiwi menjelaskan, pihaknya tengah menyiapkan regulasi untuk mengakomodasi bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Purbalingga, toko modern berjejaring, dan UMKM. Klasifikasi produk UMKM yang akan masuk dalam toko modern harus betul-betul diinventarisisasi dan dikurasi dengan baik oleh dinas terkait dan toko modern. Upaya tersebut adalah salah satu bentuk komitmen dan keberpihakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga terhadap UMKM.

“(Produk) yang masuk di Alfamart dan Indomaret ini baru kuliner khususnya makanan kering. Saya ingin ke depan tidak hanya kuliner saja tetapi termasuk kriya, batik, ataupun kerajinan-kerajinan lainnya juga makanan basah bisa masuk ke toko modern,” ujar bupati.

Selain itu, seluruh produk UMKM yang dipasarkan melalui toko modern harus melalui satu pintu yakni program Tuka-Tuku Purbalingga.

“Jadi tetap seluruh brandingnya dalam bentuk Tuka-Tuku Purbalingga. Jadi namanya bukan Indomaret, atau Alfamart, atau bahkan produk UMKM yang bersangkutan. Ke depan toko modern yang sudah bekerjasama dengan Tuka-Tuku Purbalingga diberikan label atau logo Tuka-Tuku Purbalingga,” jelasnya.

Penulis: Lilian, Kontributor Purbalingga
Editor: Tn/Ul, Diskominfo Jateng

Skip to content