HENDI BAKAR SEMANGAT MAHASISWA UNNES PESERTA PENDIDIKAN BELA NEGARA

11 September 2017
dev_yandip prov jateng
HENDI BAKAR SEMANGAT MAHASISWA UNNES PESERTA PENDIDIKAN BELA NEGARA

Jumat (8/9), Walikota Semarang Hendrar Prihadi membakar semangat 6500 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Negeri Semarang (UNNES) semester satu yang akan mengikuti pendidikan bela negara di Ridam IV Diponegoro Magelang, selama 10 tahapan mulai tanggal 8 September-12 November 2017.

Mengawali sambutannya, Walikota Hendrar Prihadi mengutip pesan bijak Bung Karno “Jangan pernah menghitung apa yang sudah engkau berikan buat negara ini terutama pada saat kita melakukan pengorbanan dan pengabdian kepada bangsa kita ini”. Saat ini bangsa Indonesia butuh banyak tangan untuk menjadikan bangsa Indonesia semakin hebat dan salah satu tangan tersebut adalah para mahasiswa UNNES.

“Jadikanlah kawah candradimuka selama 3 bulan ini bukan sebagai kegiatan yang menyiksa, tetapi menjadi kegiatan positif dimana ini bisa menumbuhkembangkan rasa nasionalisme terutama untuk melakukan sesuatu yg terbaik buat bangsa dan Negara”, tegas Walikota.

Hendi, sapaan akrab Walikota, melanjutkan bahwa persoalan ideologi, persoalan perbedaan, dan persoalan-persoalan lain yang seharusnya sudah hilang puluhan tahun lalu kini menjadi tugas mahasiswa untuk berani tegas menolak dan menghalangi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab supaya tidak berani lagi menggoda kesatuan Republik Indonesia.

Terakhir Walikota menitipkan pesan kepada mahasiswa agar selalu bijak terhadap berita-berita di Medsos. Menurutnya, berita-berita hoax di Medsos jangan cepat dishare namun dikaji, dilihat terlebih dahulu bermanfaat apa tidak buat masyarakat. “Kalau tidak bermanfaat sebaiknya jangan dishare. Hal-hal yang bisa mengakibatkan pertikaian, adik-adik harus bisa sebagai juru penengah. Dan hal-hal yang membuat situasi rapuh adik-adik harus bisa melakukan pembelaan terhadap persatuan dan kesatuan. Indonesia adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sifatnya tidak bisa ditawar lagi” pungkas Walikota.

Sementara Menteri Dalam Negeri, Tjahyo Kumolo yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa bela Negara merupakan program prioritas dari Pemerintah. “Kemendikti telah bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan Kemenhan agar para mahasiswa tidak hanya dituntut untuk meningkatkan kualitas belajarnya saja, tetapi juga bela Negara”, ungkap Tjahyo Kumolo.

“Setiap mahasiswa tidak hanya KKN saja, namun harus mampu menjabarkan nilai-nilai Pancasila, mampu mempertahankan NKRI, dan memahami bahwa NKRI itu adalah Negara yang majemuk”, lanjutnya.

Tjahyo Kumolo tidak lupa memberikan apresiasi kepada UNNES atas penyelenggaraan kegiatan pendidikan bela Negara ini dan mengharapkan kegiatan tersebut bisa diikuti perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya di Indonesia.

Mascot Padhang
Skip to content