Hari Pendidikan Nasional, Bupati Bagi Sembako

04 May 2020
yandip prov jateng

BREBES – Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2020 sekaligus wujud kepedulian kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, Bupati Brebes Idza Priyanti membagikan sembako. Bantuan sembako itu berasal dari insan pendidikan di Kabupaten Brebes.

“Dari Covid-19, kita belajar berbagi dengan sesama,” ujar Idza saat memberikan bantuan sembako di Dukuh Sikancil, Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Brebes, Sabtu (2/5/2020).

Idza berharap, masyarakat harus meningkatkan semangat kegotongroyongan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, di tengah keprihatinan akibat dampak Covid-19 perlu kebersamaan untuk saling berbagi dan mengembangkan sikap tolong menolong.

Bupati perempuan pertama di Kabupaten Brebes itu mengaku bersyukur karena Kabupaten Brebes termasuk daerah kategori kuning. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk selalu berdoa agar Covid-19 segera berlalu dari bumi Indonesia.

Untuk itu, Idza menekankan kepada masyarakat agar jangan lengah dan berupaya semaksimal mungkin mencegah penyebaran Covid-19. Di antaranya wajib memakai masker apabila bepergian atau bercakap-cakap dengan orang lain, rajin berolahraga, makan makanan dengan gizi seimbang, serta selalu menjaga jarak aman 1-2 meter.

Apabila ada warga desa yang mudik dini atau pulang kampung, agar melaporkan diri di posko Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Idza juga menjelaskan, kalau di Brebes sudah ada Kawasan Industri. Jadi untuk para pencari kerja dipersilakan mencari pekerjaan di Brebes saja, tidak perlu ke Jabodetabek atau Batam. Syarat yang dibutuhkan yakni pendidikan minimal lulusan SLTA.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes, Tahroni menjelaskan bantuan sembako yang dibagikan, berasal dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP dan Korwil Dikpora se-Kabupaten Brebes.

“Ada 12.750 paket sembako yang dibagikan ke masyarakat diantaranya untuk Dukuh Sikancil Desa Slatri, Dukuh Lamaran, Desa Sitanggal (Larangan), Desa Jatirokeh dan Desa Wanatawang (Songgom), Desa Kertasinduyasa serta Desa Kendawa (Jatibarang),” terang Tahroni.

Penulis: Fatih/Wasdiun
Editor: dnk/Diskominfo Jateng

Skip to content