KENDAL – Komite Gerakan Nasional Anti Narkoba (Gannas Annar) diminta selalu sigap dan tanggap dalam merespon setiap persoalan terkait penyalahgunaan narkoba.
Hal itu disampaikan Bupati Kendal Dico M Ganinduto pada pelantikan pengurus Gannas Annar Kabupaten Kendal masa bhakti 2021-2026, di Pendapa Tumenggung Bahurekso, Sabtu (25/9/2021). Menurutnya, pembentukan Gannas Annar ini menandai pentingnya kerja sama ulama dan umat dalam memberantas narkoba di Kendal.
“Pasalnya, menurut data BNN Kendal dan Polres Kendal, kasus kriminal dan penyalahgunaan narkotika tertinggi ada di Kaliwungu,” ujar bupati.
Disampaikan, pihaknya sangat mendukung keberadaan Gannas Annar, sebab penyalahgunaan narkoba, khususnya oleh remaja dan generasi muda akan merusak masa depan bangsa.
Ditambahkan, Gannas Annar dibentuk oleh Dewan Pimpinan MUI, untuk itu, pihaknya berharap, tokoh agama mendampingi agar penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Kendal tidak bertambah besar dan luas.
Ketua MUI Kabupaten Kendal Asro’ie Thohir menyampaikan, semua pihak diharapkan bergerak bersama dalam menanggulangi pergaulan anak muda, terutama agar tidak terjerumus dari bahaya narkoba.
“Saya yakin, setiap orang tua pasti sangat khawatir dengan narkoba, karena akan merusak para generasi muda kita. Tidak hanya akan terjerat hukum, tapi juga merusak mental, merusak akhlak, dan pastinya akan merusak masa depan generasi penerus bangsa ini,” jelasnya.
Penulis: Heri, Diskominfo Kendal
Editor: Di, Diskominfo Jateng
