Gandeng CSR, Sragen Menuju Desa Nol RTLH

13 October 2025
Yandip Prov Jateng (2)

SRAGEN – Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, menyerahkan bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Jumat (10/10/2025). Penyerahan bantuan itu merupakan bagian dari gerakan Desa Bebas Rumah Tidak Layak Huni, yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen, untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
Bantuan rehab RTLH kali itu merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Telkom Indonesia, PLN Icon Plus, dan Baznas Sragen, yang bersinergi mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Sragen, dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan warga. Bantuan rehab RTLH dari CSR di Desa Poleng diberikan kepada tiga warga penerima manfaat, masing-masing sebesar Rp15 juta bantuan dari PT Telkom Indonesia, Rp10 juta dari PLN Icon Plus, dan Rp20 juta dari Baznas Sragen.
Bupati Sragen menyampaikan, program rehab RTLH merupakan bagian penting dari upaya Pemkab Sragen, untuk mewujudkan lingkungan hunian yang sehat dan layak bagi seluruh warga.
“Kita ingin Sragen menjadi daerah pertama di Indonesia, dengan desa nol persen rumah tidak layak huninya,” harapnya.
Sigit menjelaskan, rumah yang layak dan sehat akan memberikan dampak positif terhadap kesehatan, ketenangan batin, dan kesejahteraan masyarakat. Pada 2025 ini terdapat 15 desa yang menjadi target bebas rumah tidak layak huni di Kabupaten Sragen.
“Dengan adanya rumah layak dan sehat, masyarakat akan hidup dengan lebih tenang dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Telkom Sragen, Yulita Wijayanti, menyampaikan komitmen PT Telkom Indonesia untuk terus mendukung program prioritas Pemkab setempat.
“Telkom ikut menyukseskan program Bupati Sragen, yaitu desa bebas rumah tidak layak huni. Desa Poleng ini menjadi desa perdana yang menerima bantuan RTLH dari Telkom,” ungkapnya.
Tak hanya di Desa Poleng, program bantuan RTLH juga melibatkan sejumlah donatur di wilayah lain, di antaranya PT BPR BKK Karangmalang dengan total bantuan Rp80 juta untuk Desa Karang Tengah dan Kelurahan Sragen Wetan (Kecamatan Sragen), Paguyuban Pelaku Usaha Distribusi Pupuk (PPUD) sebesar Rp108,5 juta untuk Desa Jurangjero (Kecamatan Karangmalang). Selain itu, PT BPR Bank Djoko Tingkir sebesar Rp38,5 juta untuk Kelurahan Sragen Tengah (Kecamatan Sragen), dan Mitra Kesejahteraan Rakyat (Matra) dengan total bantuan Rp147 juta untuk Kelurahan Sragen Kulon dan Desa Kedungupit (Kecamatan Sragen), dan Desa Bendo (Kecamatan Sukodono).

Penulis : Kufita/ Yuli_DiskominfoSragen
Editor : Ul, Diskominfo Jateng

Skip to content