Epro, Untungkan Pelaku UMKM Purbalingga

24 January 2019
yandip prov jateng
Epro, Untungkan Pelaku UMKM Purbalingga

PURBALINGGA, INFO – Epro atau Etalase Produk Purbalingga yang merupakan mitra dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Purbalinggarupanya mampu memberikan keuntungan bagi para pelaku UMKM yang ada di Purbalingga. Epro ini sendiri merupakan distributor produk UMKM yang bergerak secara online dan offline.”Epro ini sementara menguntungkan bagi pihak UMKM karena mereka punya jaringan distribusi lagi tanpa dia harus membuat jaringan lagi, dia sudah punya jaringan,” kata Kepala Bidang UMKM pada Dinkop UKM Kabupaten Purbalingga, Adi Purwanto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/1).

Melalui Epro ini maka pelaku UMKM yang terlibat di dalamnya tidak kerepotan untuk mendistribusikan produknya. Pelaku UMKM yang sudah bermitra dengan Epro pun tidak membutuhkan tenaga distribusi karena pelaku UMKM ini cukup memasukan produknya melalui Epro sudah selesai.”Artinya hanya satu pintu saja, dia tinggal ngentri saja ke epro sudah beres. Nanti awal bulan dia tinggal itung-itungan jadi dia itung-itungan produk mandeg di epro, akhir bulan dia entri nanti di akhir bulan lagi sudah rekap penjualannya berapa,” jelas Adi.

Untuk kualifikasi produk UMKM yang bisa masuk di Epro pun ada persyaratan yang harus terpenuhi yang meliputi kualitas produk sudah bagus.. Yang mana produk tersebut sudah mempunyai kredibilitas yang bagus.”Misalkan untuk produk makanan, yang pasti enak kemudian tidak cepat basi ini pokoknya sudah bagus dari sisi kualitas,” ujarnya.

Selanjutnya dari segi kemasan harus dibuat bagus dan menarik sehingga akan banyak konsumen yang tertarik dengan produk tersebut. Kemudian, komitmen dari pelaku UMKM tersebut untuk menjaga pasokannya di Epro.”Untuk menjaga pasokan itu yang paling berat di epro itu adalah komitmen menjaga pasokan jangan sampai telat kalau telat itu jelas sangat mengganggu pelayanan kepada konsumen,” jelas Adi.

Saat ini, untuk produk UMKM yang sudah masuk dalam Epro tidak hanya dijual secara online melainkan sudah tersedia secara offline. Hal ini terlihat pada beberapa etalase Epro yang sudah terpasang di tiga tempat yakni di Rumah Makan Ayam Goreng Anni, WKWK Food and Drink Purbalingga dan salah satu toko di Desa Karangbanjar.”Jadi nanti akan ada spot-spotnya, produk yang masuk di epro ini tidak hanya di online tapi ada di offline juga dan itu yang mulai dikembangkan oleh Epro ini,” katanya.

Mascot Padhang
Skip to content