BOYOLALI – Melihat perkembangan Kabupaten Boyolali yang semakin maju, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Salatiga lakukan kunjungan kerja (kunker) pada Rabu (27/9) yang diterima di Ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali. Kunker terkait masalah pengelolaan anggaran tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Salatiga, Teddy Sulistio bersama Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
“Kita sudah banyak belajar ke berbagai penjuru dunia, namun keajaiban ada di tetangga kita, Boyolali,” ungkap Teddy. Pihaknya bersama rombongan datang ke Boyolali untuk belajar kita-kita dalam kebijakan pengelolaan anggaran dari daerah yang dipimpin Bupati Boyolali, Seno Samodro ini.
Sementara Bupati Seno yang menerima kunjungan menyampaikan beberapa hal terakit kebijakan non cash transaction (NCT) di Boyolali, perolehan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama enam kali berturut-turut dan beberapa hal lain. Namun satu hal yang menjadi kunci dan disampaikan Bupati Seno yakni adanya persatuan dalam kegiatan pembangunan. “Apapun partainya, apapun coblosannya kalau sudah bicara Boyolali atau Salatiga, pembangunan yang utama,” ungkapnya. Seno juga meminta semua elemen bsia menjaga keharmonisan sehingga tidak ada yang menggangu atau menyandera kegiatan pembangunan.
Menambahi apa yang disampaikan Seno, Ketua DPRD Boyolali, S. Paryanto juga menekankan adanya jalinan komunikasi yang baik dan adanya keterbukaan antara eksekutif dan legistlatif. “Yang terpenting norma terpenuhi, terbuka dan transparan karena dikonsumsi publik dan adanya komunikasi yang baik,” terangnya.
