DPMPTSP Berbenah, Nilai Investasi Terus Meningkat

11 February 2026
Yandip Jateng Prov (3)
DPMPTSP Berbenah, Nilai Investasi Terus Meningkat

KABUPATEN SEMARANG – Kabupaten Semarang menjadi salah satu daerah favorit yang diminati investor dalam dan luar negeri. Terbukti, dengan pencapaian investasi yang selalu melebihi target, yakni sebesar Rp4 triliun per tahun.

Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Semarang, Hetty Setiorini mengakui, letak geografis yang strategis di segitiga emas Yogyakarta – Solo – Semarang (Joglosemar) menjadi salah satu faktor pendukung daya tarik investasi. Selain itu, kedekatan dengan pelabuhan dan bandar udara yang relatif mudah dan cepat, juga membawa pengaruh positif.

“Rilis dari BKPM, realisasi investasi kita mencapai Rp4,38 triliun untuk PMA dan PMDN. Angka itu melebihi target yang ditetapkan,” katanya, saat acara evaluasi investasi 2025 di kompleks Mal Pelayanan Publik (MPP) di Desa Lopait, Tuntang, Selasa (10/2/2026) siang.

Ditambahkan Hetty, pencapaian nilai investasi itu menjadi yang terbaik di Jawa Tengah untuk kategori kabupaten yang memiliki Kawasan Peruntukan Industri. Sedangkan empat kabupaten/kota lainnya dengan nilai investasi lebih besar telah memiliki kawasan industri secara khusus.

“Kepastian hukum tentang perizinan dan tata ruang wilayah juga mendorong iklim investasi yang kondusif dan memiliki daya tarik tinggi,” ujarnya lagi.

Pada 2025, lanjutnya, Kabupaten Semarang mencatat nilai penanaman modal dalam negeri (PMDN) senilai Rp2,45 triliun. Angka itu mendekati Kabupaten Kendal yang telah memiliki kawasan industri khusus yakni Rp2,51 triliun.

Hetty optimistis, pembenahan kantor yang berpengaruh pada soliditas karyawan akan dapat meningkatkan kinerja DPMPTSP di masa mendatang. Saat ini, seluruh bidang telah tergabung di satu tempat di MPP Lopait. Sebelumnya, masih terpisah yang mempengaruhi mutu koordinasi.

Penulis: Junaedi, Diskominfo Kab Semarang
Editor: Di, Diskominfo Jateng

Mascot Padhang
Skip to content