SOLO – Penataan kawasan koridor Jl. Jenderal Sudirman menyebabkan terjadinya penumpukan arus lalu lintas. Setelah membuka simpang empat Bank Indonesia, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta membuka akses khusus masuk ke Balai Kota Surakarta melalui pintu sebelah utara.
Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Surakarta, Mudo Prayitno, mengatakan bahwa pembukaan akses masuk dari Jl. Arifin menuju ke Balai Kota Surakarta dimaksudkan untuk mengurangi beban kepadatan lalu lintas di Jl. Jenderal Sudirman. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuka akses masuk baru untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum yang hendak menuju ke Balai Kota Surakarta.”Dari Jl. Arifin atau dari arah timur tepat di depan Bank BNI telah dilakukan pemasangan water barrier, pengguna jalan dapat langsung masuk ke Balai Kota Surakarta melalui pintu sebelah utara. Pintu tersebut juga berfungsi sebagai akses keluar roda empat, namun lebar akses untuk pintu masuk juga masih sangat memungkinkan,” ujar Mudo Prayitno, Senin (25/2)
Mudo menambahkan akses tersebut bisa juga digunakan untuk roda dua dan roda empat. Namun, tetap berhati-hati dikarenakan akan ada pertemuan arus dari Jl. Sudirman dari arah selatan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas Dishub akan berada di lokasi untuk membantu kelancaran lalu lintas. Terutama pada waktu dan acara tertentu yang dilaksanakan di Balai Kota Surakarta.
Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Surakarta, Ari Wibowo, menerangkan akses masuk menuju Balai Kota Surakarta di Jl. Ronggowarsito hanya digunakan situasional atau saat ada kegiatan tertentu, seperti apel pagi. Ia berharap, dengan dibukanya akses baru tersebut dapat mengurangi kepadatan yang ada di Jl. Jenderal Sudirman.
