GROBOGAN – Usai dilantik pada 26 April 2021, Bupati Grobogan Sri Sumarni menyampaikan pidatonya pada Rapat Paripurna Penyampaian Pidato Bupati Grobogan Masa Jabatan 2021-2026, di Gedung DPRD Kabupaten Grobogan, Senin (3/5/2021). Bupati bertekad berupaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, setelah sempat terdampak Covid-19.
Sri Sumarni mengakui, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diprioritaskan pada kepemimpinannya periode kedua ini. Sebab, pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai sektor. Antara lain, perlambatan pertumbuhan ekonomi pada 2020 yang tercatat minus 1,59 persen.
Angka kemiskinan sempat menurun dari 2016 sebesar 13,57 persen, menjadi 11,77 persen pada 2019. Namun pada 2020 naik menjadi 12,46 persen. Kendati begitu, dia bersama jajarannya berupaya memperbaiki kondisi tersebut.
“Covid-19, masih menjadi momok, antara menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat, juga harus memberikan kesempatan dalam berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup dan menjaga perekonomian daerah agar tetap tumbuh,” jelasnya.
Prioritas lainnya, imbuh Sri Sumarni, menekan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), stunting, anak tidak sekolah (ATS). Mencegah perkawinan dini juga menjadi perhatian serius untuk ditangani.
Kendati begitu, dalam sidang yang dipimpin Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto, Sri Sumarni mengungkapkan sejumlah keberhasilan yang telah diraih pada periode pertama kepemimpinannya. Antara lain, infrastruktur jalan dalam kondisi baik sampai dengan akhir 2021, diperkirakan 80,5 persen. Untuk layanan kesehatan, dua rumah sakit di sisi barat dan timur telah dioperasionalkan.
Infrastruktur bidang pendidikan dan perdagangan juga semakin baik. Nilai investasi terus meningkat, dengan hadirnya industri padat modal maupun padat karya, berskala nasional bahkan internasional.
“Hal ini berdampak pada tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang semakin menurun. Produksi tanaman pangan juga berhasil kita pertahankan, bahkan terus meningkat, di tengah pemanfaatan ruang yang semakin dinamis,” jelasnya.
Tata kelola pemerintahan juga semakin baik, dengan ditandai meningkatnya nilai SAKIP, Opini WTP dari BPK lima tahun berturut-turut, dan Survei Kepuasan Masyarakat terus meningkat. Berbagai prestasi tingkat nasional dan provinsi juga berhasil kita peroleh, sebagai apresiasi atas kinerja pemerintah daerah.
Penulis : Ariyati/GemaBersemi
Editor : Ul, Diskominfo Jateng
