
BANJARNEGARA – Jelang perayaan Hari Jadi ke-187 Kabupaten Banjarnegara, Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, beserta Forkompinda Kabupaten Banjarnegara melakukan ziarah ke makam para Bupati Banjarnegara terdahulu, juga pendiri dan leluhur Banjarnegara.
Ziarah dilakukan sejak pagi, Jumat, (24/8/2018), diawali dari makam Tumenggung Mangunyuda atau yang lebih dikenal dengan julukan “Sedaloji” di Dukuh Sarean Desa Petambakan Kecamatan Madukara. Ziarah dilanjutkan ke Makam KRT Dipodiningrat di kompleks Kauman. Dari Kauman rombongan menuju ke makam Bupati Soedjirno di Pemakaman Gotong Royong Kelurahan Kutabanjarnegara. Dari sini dilanjutkan nyekar ke Makam K.R.T Joyonegoro I, Kwondogiri Desa Blambangan serta kompleks makam Tumenggung Dipayuda dan Bupati Aria Soemitro Kolopaking di Purbayasa, Pucang Kecamatan Bawang.
Bupati Budhi Sarwono dalam kesempatan itu mengatakan, kegiatan ziarah ke makam para leluhur, pendiri dan para mantan bupati Banjarnegara ini bertujuan untuk mengenang jasa-jasa para Bupati Banjarnegara terdahulu.
“Ziarah ini rutin dilakukan setiap tahun, untuk menghormati dan mengenang jasa-jasa para Bupati Banjarnegara,” kata Bupati Budhi. Menurutnya, dengan berziarah kita memberikan penghormatan kepada para tokoh tersebut sebagai pemimpin Banjarnegara yang turut meletakkan pondasi sehingga kita bisa menikmati alam pembangunan pada kondisi jaman ini.
“Dengan berziarah ke makam para Bupati yang telah wafat, kita sekaligus napak tilas untuk mengenang dan mendoakan arwah Beliau. Banjarnegara bisa jadi seperti sekarang ini tentu saja tidak lepas dari jasa-jasa dan perjuangan para pemimpin kita dari masa ke masa itu,” imbuhnya.
Turut hadir bersama rombongan ziarah tersebut, antara lain : Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin, S.Pd, M. Pd, Sekda Drs Indarto, M. Si, Dandim 0704 Letkol (Inf). Bagas Gunanto, Kepala Kemenag Banjarnegara, Masdiro, unsur Kepolisian dan Dinas OPD terkait, dengan pemimpin doa Sugeng Mulyadi, S. Ag.
Uniknya, di pelataran makam Tumenggung Dipayuda dan K.R.A Aria Soemitro Kolopaking Desa Pucang, ratusan warga berbaris rapi usai rombongan Bupati nyekar. Rupanya mereka menunggu angpao dari Bupati beserta rombongan. Warga sekitar mengatakan pembagian angpao tersebut sudah menjadi tradisi. (Muji Pras / dinkominfo_bna).
