Cap Go Meh di Salatiga, Harmoni dan Toleransi Kian Menguat

04 March 2026
Yandip Prov Jateng (2)

SALATIGA — Perayaan Cap Go Meh 2026 di Klenteng Hok Tek Bio berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, Selasa (3/3/2026) malam. Perayaan yang menjadi puncak rangkaian Tahun Baru Imlek bagi umat Tionghoa itu tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga ajang mempererat kebersamaan lintas elemen masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Wali Kota Salatiga Ardiantara, mewakili Wali Kota Salatiga, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan dari berbagai latar belakang. Kehadiran unsur pemerintah dan masyarakat menjadi simbol kuatnya toleransi dan harmoni yang selama ini terjaga di Kota Salatiga.

Panitia sekaligus Pembina Klenteng Hok Tek Bio, Soni Ho menyampaikan, perayaan Cap Go Meh tahun ini dirancang sebagai momentum kebersamaan, sekaligus ungkapan rasa syukur.

“Malam ini kita akan menikmati rangkaian acara yang telah disusun panitia, termasuk jamuan makan malam dengan hidangan khas lontong Cap Go Meh. Momen ini sekaligus untuk mempererat kebersamaan, meneguhkan rasa syukur, serta mengukuhkan harapan bagi kita semua,” ujarnya.

Suasana semakin hangat saat para tamu menikmati hidangan khas yang telah menjadi tradisi turun-temurun dalam perayaan Cap Go Meh. Kebersamaan yang terjalin di halaman klenteng mencerminkan semangat guyub rukun, yang menjadi ciri khas masyarakat Salatiga.

Sementara itu, dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan oleh Staf Ahli Ardiantara, menegaskan, perayaan Cap Go Meh tahun ini memiliki makna istimewa, karena berlangsung berdampingan dengan bulan suci Ramadan.

“Cap Go Meh yang merupakan puncak peringatan Imlek 2026 ini hadir berdampingan dengan bulan suci Ramadan. Ini mencerminkan jati diri bangsa terkait keberagaman. Kuat karena persatuan, dan tegak karena kebersamaan,” ungkapnya.

Momentum dua perayaan besar yang berjalan beriringan tersebut, menjadi cermin nyata toleransi antarumat beragama di Salatiga. Di tengah perbedaan keyakinan dan tradisi, masyarakat tetap hidup berdampingan dalam suasana damai dan saling menghormati.

Perayaan Cap Go Meh di Klenteng Hok Tek Bio pun menjadi lebih dari sekadar tradisi tahunan. Dia menjelma menjadi pesan kuat bahwa keberagaman bukan untuk dipertentangkan, melainkan dirawat sebagai kekuatan bersama dalam membangun kota yang harmonis.

Penulis: Kontributor Kota Salatiga
Editor: WH/DiskomdigiJtg

Skip to content