Kabupaten Jepara – Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, melantik dan mengambil sumpah pejabat administrator atau eselon III dan serah terima materiil pejabat pimpinan tinggi pratama eselon II, di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, tahun 2019. Kegiatan dilaksanakan, pada Senin (25/2) siang, di Ruang Sosrokartono Jepara. hadir pula, Sekda Sholih, dan para pejabat terkait.
Pengambilan sumpah dan pelantikan jabatan, dilakukan kepada Adi Nugroho Prastiyanto, sebagai Sekretris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jepara. Kemudian dilanjutkan dengan serah terima materiil pejabat pimpinan tinggi pratama eselon II, yaitu Abdul Syukur yang sebelumnya plt Sekretaris DPRD Jepara, menyerahkan kepada Trisno Santoso, sebagai pejabat baru. Selanjutnya, Sururi yang sebelumnya Inspektur Kabupaten Jepara, menyerahkan kepada Akhmad Junaidi. Sedangkan Sururi menempati posisi yang baru sebagai Staff Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.
Dalam sambutannya, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, berharap kepada para pejabat, untuk meningkatkan pelayanan. Serta melaksanakan tugas dengan senang hati dan gembira. “Selamat menjalankan tugas, semoga diberi kekuatan lahir dan batin,” kata dia.
Marzuqi juga menyinggung mengenai ancaman atau bahaya limbah plastik, terhadap lingkungan sekitar. “Sudah saatnya, sekarang kita mulai meningalkan dan mengurangi sampah plastik,” kata dia.
Mengutip yang disampaikan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, Marzuqi mengajak kepada para pejabat menyerukan mengurangi sampah plastik, termasuk gelas plastik.”Untuk tempat makan, yang terbuat dari styrofoam, baru bisa terurai hingga seratus tahun. Jika sampah ini menumpuk, tentu akan menimbulkan masalah baru,” katanya.
Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tahun ini, menyediakan seribu lebih alat cacah kantong plastik yang akan diserahkan kepada pengelola Tempat Pemungutan Sampah (TPA), untuk mengelola sampah plastik.”Sedangkan limbahnya, akan dibeli Kementrian PU untuk dijadikan aspal,” katanya.
Kemarin, saat ada kegiatan pameran teknologi, kata bupati, salah satu sekolah, SMA N 1 Bangsri, sudah mulai membuat paving yang berasal dari limbah plastik. Ini yang harus terus digalakkan kepada masyarakat, inovasi-inovasi untuk pengolahan limbah atau sampah plastik.
