Bupati Kudus Resmikan Jembatan Santri Sunggingan

17 November 2025
Yandip Jateng Prov (3)

KUDUS – Jembatan Santri, yang menghubungkan Dukuh Sunggingan dan Dukuh Jetak Kembang di Kelurahan Sunggingan, Kecamatan Kota Kudus, diresmikan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Sabtu (15/11/2025).

Bupati menegaskan, jembatan ini bukan hanya fasilitas fisik, tetapi juga simpul pergerakan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat.

“Jembatan ini diberi nama Jembatan Santri karena mayoritas yang lewat adalah santri. Semoga jembatan ini membawa manfaat untuk masyarakat, baik itu membawa dampak ekonomi, sosial, maupun budaya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan Sungai Gelis.

“Kami mohon warga Sunggingan dan juga yang berada di sekitar Sungai Gelis, jangan buang sampah ke sungai. Jadi tanggung jawab kita bersama, pak lurah dan pak kades, edukasi ke warganya agar jangan buang sampah ke sungai,” tegasnya.

Lurah Sunggingan, Rikho Mahardika Gautama, menjelaskan pembangunan jembatan tersebut dibiayai APBD dan dikerjakan sejak 11 Agustus hingga 23 Oktober 2025.

“Jembatan gantung atau jembatan santri ini dibangun dengan dana APBD sebesar Rp460.927.747, dengan spesifikasi panjang 24 meter dan lebar 1,5 meter,” jelasnya.

Rikho menyebut, dengan diresmikannya Jembatan Santri, masyarakat Sunggingan dan Jetak Kembang kini memiliki akses yang lebih layak dan lebih aman.

“Kehadiran jembatan ini membuat mobilitas warga menjadi jauh lebih mudah dan efisien, warga tidak perlu lagi memutar lewat Jembatan Ploso atau pun Demangan. Anak-anak sekolah kini dapat melintas dengan aman tanpa harus menggunakan jembatan bambu,” pungkasnya.

Warga Kelurahan Sunggingan, Roza Amelia Uswatun Chasanah merasa beslrsyikur atas hadirnya jembatan baru ini.

“Sebagai warga, saya sangat senang dengan dibangunnya jembatan ini, karena dapat mempersingkat jarak tempuh sehingga mobilitas kami menjadi lebih efisien,” ungkapnya.

Penulis: Kontributor Kab Kudus
Editor: Di, Diskominfo Jateng

Skip to content