Bupati Kebumen Buka Kegiatan Temu Usaha/Matchmaking DPMPTSP

08 February 2019
yandip prov jateng
Bupati Kebumen Buka Kegiatan Temu Usaha/Matchmaking DPMPTSP

KEBUMEN – Bupati Kebumen KH. Yazid Mahfudz membuka Temu Usaha atau Matcmaking dengan tema “Kemitraan dan Strategi Pemasaran Bagi Usaha Kecil dan Menengah”. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) ini berlangsung di Ruang Jati Jajar, Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (7/2). Turut mendampingi Bupati pada acara kali ini Kepala DPMPTSP Kab. Kebumen Drs. Heri Setyanto, Disperindag Provinsi Jateng, Sekretaris Disperindag Pemkab Kebumen, OPD dan Pelaku UMKM.

Disampaikan Bupati, Kabupaten Kebumen yang terdiri dari 26 kecamatan, 449 desa dan 11 kelurahan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Diperkuat dengan sumber daya alam yang sangat baik serta terletak pada kawasan strategis yakni terletak di jalur nasional Pantai Selatan Jawa serta diapit oleh dua bandara yang sedang dibangun yakni Bandara Jenderal Sudirman di Kabupaten Purbalingga dan Bandara New Yogyakarta International Airport di Kabupaten Kulonprogo.

Melihat potensi itu Bupati Yazid optimis pelaku usaha khususnya UMKM akan makin maju dan berkembang. Apalagi Pemkab Kebumen melalui berbagai program terus mengupayakan berdayanya UMKM. Satu contoh, ujar Yazid, program sertifikat gratis atau Proda bagi pelaku UMKM. “Dengan sertifikat itu UMKM dapat memanfaatkannya untuk menambah modal usaha”, tambah Yazid.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Disperindag, Wahyu Siswanti menyampaikan Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah di Kabupaten Kebumen. Strategi, sasaran maupun arah kebijakan merupakan penjabaran dari visi misi Bupati khususnya pada misi ketiga yakni “mengembangkan kemandirian ekonomi daerah yang bertumpu pada pengembangan potensi lokal unggulan melalui sinergi fungsi-fungsi pertanian, industri, pariwisata dan sektor lainnya, dengan penekanan pada peningkatan pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja serta berwawasan lingkungan”.

Beberapa program kegiatan guna mendukung kemajuan UKM papar Wahyu Siswanti diantaranya adalah program studi banding, magang dan pendampingan, pelatihan, pembinaan dan bimbingan teknis, fasilitasi sarana dan prasarana produksi, pemasaran produk melalui pameran dan pusat penjualan produk.

Program-program kegiatan tersebut teraplikasi pada berbagai kegiatan seperti pengiriman UKM ke luar daerah untuk studi banding, program magang UKM ke UKM luar daerah, pelatihan teknis produksi, pelatihan dan pembinaan manajemen usaha/toko, temu usaha dan orientasi pengembangan produk ekspor UKM. Ada pula bantuan peralatan dan sarana produksi dengan sumber dana dari Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun Pusat.

Sedangkan dukungan pemasaran produk-produk UKM dilakukan melalui pameran dan pusat penjualan produk. Kegiatan tersebut antara lain pameran lokal, Inacraft, GISA, Jateng Fair, Indocraft, Trade Expo Indonesia (TEI), Pangan Nusa, Pekan Poros Maririm, Kebumen Expo, Pesta Wirausaha Kebumen (PWK) dan lain-lain. Pemkab Kebumen juga menyediakan tempat sebagai pusat penjualan produk UKM yakni berupa Gedung Griya Pamer Dekranasda di Jalan Indrakila.

Skip to content