Bupati Harno Pastikan Penanganan Korban Kebakaran Berjalan Optimal

27 July 2026
Yandip Jateng Prov (3)
Bupati Harno Pastikan Penanganan Korban Kebakaran Berjalan Optimal

REMBANG – Untuk memastikan penanganan terhadap para korban kebakaran berjalan optimal, Bupati Rembang Harno melakukan kunjungan ke sejumlah korban kebakaran di Kecamatan Pamotan, Sedan, dan Sumber, Kamis (24/7/2026). Kunjungannya tersebut sekaligus menyalurkan bantuan kebutuhan dasar dan memastikan bantuan lanjutan bagi keluarga terdampak.

Kunjungan pertama dilakukan ke rumah Hasanah (70), warga Desa Ringin, Kecamatan Pamotan. Dapur rumahnya terbakar pada Rabu (22/7/2026), sehingga menyebabkan kerusakan cukup parah.

Hasanah menceritakan kronologi kebakaran yang menimpa rumahnya, sambil menahan haru. Bupati kemudian menyerahkan bantuan berupa paket sembako, perlengkapan kebutuhan dasar, serta bantuan dari Palang Merah Indonesia (PMI). Selain itu, Baznas Kabupaten Rembang juga menyiapkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta, yang akan disalurkan sekitar satu pekan mendatang.

Dari Kecamatan Pamotan, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Sedan, Kecamatan Sedan, untuk menemui pasangan suami istri Nanang dan Fajriyah. Rumah mereka mengalami kebakaran di bagian depan, pada 15 Juli 2026.

Bupati meninjau langsung kondisi bangunan yang terdampak, sekaligus menyerahkan bantuan logistik kepada keluarga korban. Selain itu, juga akan diberikan bantuan uang tunai sebesar Rp5 juta yang dijadwalkan diterima sekitar satu minggu ke depan.

Kunjungan terakhir dilakukan ke Desa Logung, Kecamatan Sumber. Di lokasi tersebut, bupati menemui Sumindar, yang rumahnya ludes terbakar pada 8 Juli 2026. Saat ini keluarga masih tinggal di tenda darurat yang didirikan di sekitar lokasi rumah, karena belum memiliki tempat tinggal pengganti.

Pada kesempatan itu, ia kembali menyerahkan bantuan logistik dan memastikan Baznas Kabupaten Rembang akan memberikan tambahan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta.

Bupati menyampaikan, kehadirannya bukan hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada para korban, agar tetap tabah menghadapi musibah.

Menurutnya, penanganan korban kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah bersama berbagai lembaga dan masyarakat terus bergotong royong, membantu meringankan beban warga yang terdampak.

Khusus bagi keluarga Sumindar, Harno menyebut, semangat gotong royong masyarakat sangat luar biasa. Bantuan yang dihimpun dari warga, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta berbagai pihak telah mencapai sekitar Rp24 juta dan masih akan ditambah bantuan dari Baznas.

“Yang khusus Pak Sumindar, solusinya gotong royong warga, Pak Kades, kecamatan semua iuran, dapat Rp24 juta, dari PMI juga ada, BPBD dan ini ada tambahan dari Baznas Rp10 juta,” ujar Harno.

Sementara itu, anak Sumindar, Gunarti, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Rembang. Orang tuanya memilih tetap tinggal di tenda, karena ingin menjaga ternak sapi yang menjadi sumber penghidupan keluarga.

Penulis: Mifta Rembang
Editor: Di, Diskomdigi Jateng

Skip to content