
TEMANGGUNG, Bupati HM Bambang Sukarno mencanangkan kampung KB Dusun Jetis I Desa Jetis Kecamatan Selompampang beberapa waktu lalu. Bupati berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengikuti program KB. Dengan KB niscaya tiap keluarga bisa merencanakan kehidupan yang baik, utamanya masalah kehamilan dan kelahiran dengan memiliki 2 anak cukup guna mewujudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.
Di Temanggung sudah ada 250 Kampung KB tersebar di 20 kecamatan yang ada. Nantinya secara bertahap akan ditingkatan terus pembentukkannya, hingga 2018 akan tambah lagi di seluruh kecamatan. Melalui program ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ber KB dengan memiliki dua anak cukup.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Temanggung, Masruchi, menuturkan Pemerintah Kabupaten Temanggung menyediakan kuota pelayanan pemasangan alat KB jenis implant gratis hingga 15.000 orang per tahun, yang terdiri atas pembongkaran maupun pemasangan baru. Pelayanan pemasangan alat KB dapat diperoleh di puskesmas maupun rumah sakit. Selain implant, ada beberapa alat kontrasepsi atau metode lain yang dapat dipilih. Seperti metode medis operasi pria (vasektomi), medis operasi wanita (tubektomi), IUD, suntik, pil, dan kondom
Kades Jatis Sudibyo mengatakan pertimbangan menjadikan Dusun Jetis I menjadi kampung KB, antara lain tingkat pernikahan usia muda yang cukup tinggi, rata-rata wanita melahirkan di bawah usia 21 tahun, KB MKPJ masih rendah Ia berharap kampung KB ini dapat dijadikan sebagai pusat informasi konseling agar warga setempat bisa terbebas dari masalah pernikahan dini hingga narkotika.
