Surakarta – Pertemuan Bupati dan Walikota se Jawa Tengah ini salah satu semangatnya adalah membahas tentang Pencegahan korupsi, dan dari KPK memberikan pengarahan terkait pencegah korupsi hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji seusai acara diskusi Bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Deputi Pencegahan KPK dengan tema Sinergi Pemerintah Daerah dan Bank Jateng dalam mendukung optimalisasi penerimaan daerah yang bertempat di the sunan hotel Surakarta jumat 22 /2/19.
Bahwa dalam pencegahan korupsi dari KPK menyampaikan untuk optimalisasi pendapatan daerah, termasuk dibatang ada potensi yang harus dioptimalkan lagi terkait pendapatan daerah melalui pajak.
Yang mana di kabupaten batang sudah dipraktekan Tapping box (alat yang dipasang untuk merekam transaksi konsumen guna mencegah kebocoran pendapatan asli daerah (PAD), akan tetapi mungkin belum maksimal ujar Wihaji.
Tentu nanti pemkab akan koordinasi agar lebih maksimal lagi karena problemnya agak komplek tetapi kita bisa dan kita lakukan secara bertahap tandasnya.
Dan salah satu contohnya kita sudah menerapkan pajak restauran dengan menggunakan Tapping box, tetapi penggunaanya belum maksimal kadang alatnya on kadang off. Oleh sebab itu nanti kita akan tertibkan dan membuat sistem baru yang terkontrol sehingga kalau off kita tahu dan langsung kita datangi dan kita cek kenapa off, dan bisa jadi off karena memang ada kendala atau bisa jadi disengaja di offkan sehingga hal itu akan mengurangi pendapatan kata Wiahji.
Bupati menambahkan bahwa usalan dari KPK untuk diperbanyak pemasangan alat Tapping Box dan sistemnya dibuat yang bagus yang tentunya kita perlu komitmen bersama yakni komitmen dari Kepala daerah, komitmen bank jateng selaku bank daerah dan juga komitmen Gubernur.
Apabila diperbanyak pemasang alat tapping box nanti kita lebih optimal PAD nya karena transparan dan semuanya terbuka sebenarnya pendapatannya berapa, bayar pajaknya berapa nanti bisa kelihatan seperti pajak restauran, parkir, hotel dan lain sebagainya yang tentu akan kita tingkatkan lagi ungkap Bupati.
Ketua Tim koordinasi wilayah dan supervisi KPK Aldiansyah Malik Nasution menyampaikan Pendapatan Asli Daearah (PAD) yakni pajak. Kita ingin tahu berapa transaksi pajak yang dilakukan, karena kami menduga pajak daerah dari empat sektor utama yang masuk baru 20 persen antara lain pajak hotel, parkir, hiburan dan retribusi.
Oleh karena itu agar PAD menjadi optimal maka diperlukan adanya penggunaan teknologi informasi dalam penarikan pajak. Kalau penarikan pajak pakai alat atau teknologi, maka penerimaan PAD akan naik hingga empat kali lipat. Itu caranya kita untuk menghindari kebocoran pajak ujar Aldiansyah
