KUDUS – Pengembangan agrowisata nanas di Desa Pedawang mendapat dukungan melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Pasalnya, betonisasi menuju perkebunan nanas di Desa Pedawang menjadi sasaran fisik TMMD kali ini.
Apresiasi disampaikan Bupati Kudus Hartopo atas dukungan tersebut. Menurutnya, dengan betonisasi jalan sepanjang 700 meter menuju perkebunan tersebut, membuka akses untuk wisatawan, yang akhirnya bisa memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat.
“Dukungan TNI melalui betonisasi jalan menuju perkebunan nanas ini bisa meningkatkan wisatawan yang ke sana,” ungkap bupati, usai menjadi inspektur upacara dalam upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2023, di lapangan Desa Pedawang, Rabu (20/9/2023).
Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Andreas Yudhi Wibowo menjelaskan, pelaksanaan TMMD mulai dari 20 September hingga 19 Oktober 2023. Sasaran fisik berupa betonisasi sepanjang 700 meter, dengan lebar tiga meter dan tebal 0,1 meter.
“Kami melakukan betonisasi jalan menuju kebun nanas di Desa Pedawang. Kami mendapat banyak dukungan dari Pak Bupati,” tuturnya.
Sementara itu, lanjutnya, sasaran nonfisik antara lain penyuluhan radikalisme dan terorisme, bimbingan mental, bela negara dan wawasan kebangsaan, desa tanggap bencana, narkoba dan kamtibmas, KB-Kes dan pemberdayaan masyarakat, pertanian, stunting, dan pengembangan UMKM.
Di Kabupaten Rembang, kegiatan TMMD menyasar Desa Langkir, Kecamatan Pancur, dengan sasaran fisik yaitu betonisasi Jalan Makadam sepanjang 460 meter, jalan Grosok Pudle sepanjang 300 meter, plat beton dua unit dengan panjang 6,5 meter. Sedangkan sasaran nonfisiknya berupa penyuluhan- penyuluhan dan memberi wawasan kebangsaan.
“Dengan dilaksanakan TMMD, nantinya akan mendukung perekonomian, berupa penghubung jalan pertanian Desa Langkir dan jalan penghubung Desa Wuwur, serta menumbuhkan sikap masyarakat akan kerukunan warga untuk membangun desa bersama TNI,” jelas Dandim 0720/Rembang Letkol Czi Parlindungan Simanjuntak, pada pembukaan kegiatan TMMD Sengkuyung III 2023, Rabu (20/9/2023).
Senada, TMMD di Kabupaten Jepara juga dibuka di Lapangan Desa Suwawal, Rabu, (20/9/2023). Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menyampaikan, dalam TMMD kali ini, menggunakan dana sebesar Rp370 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Jepara dan APBD Provinsi Jawa Tengah. Nantinya, dana tersebut akan digunakan untuk membangun jalan beton, perbaikan rumah tidak layak huni, penyuluhan dan pelatihan terkait stunting, KB, Posyandu, hingga cinta tanah air.
Pada kesempatan itu, Edy mengajak para peserta untuk merawat semangat gotong royong, diawali dengan momentum seperti ini. Sebab, selain sebagai nilai luhur warisan nenek moyang, semangat gotong royong juga diperlukan untuk membentuk masyarakat berdaya dan meneruskan pembangunan daerah. Sehingga, diharapkan hasil dari program TMMD tersebut dapat membantu masyarakat Desa Suwawal, terutama dari sisi ekonomi
“Mari kita bersama-sama menyukseskannya,” ungkap Edy.
Penulis: Kontributor Kab Kudus/Mifta, Diskominfo Rembang/Reza, Diskominfo Jepara


