
KENDAL – Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat menggelar apel pendidikan dan training guru yang di pusatkan di Desa Bringinsari Kec Sukorejo Kab Kendal. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dari Baznas untuk mengentaskan kemiskinan melalui bidang pendidikan.
“Kegiatan Peduli Pendidikan Baznas sengaja dipusatkan di Desa Bringinsari, karena di desa tersebut menjadi wilayah binaan Baznas program Zakat Community Development atau ZCD. ZCD merupakan program pemberdayaan yang bersifat integral dan menyeluruh, baik pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah dan lingkungan hidup. Desa ini perlu mendapat perhatian khusus melalui dana zakat, karena wilayah terisolir” tambahnya,”tutur Budi setiawan Kepala Bagian Sosial Divisi Penyaluran Baznas Pusat.
Program ini merupakan komitmen bersama antara Baznas dengan Pemerintah Kabupaten Kendal. Pasalnya, permasalahan pendidikan di desa tersebut sangat kompleks dan membutuhkan intervensi. Masalah putus sekolah dan sulitnya akses pendidikan, menjadikan anak-anak enggan meneruskan sekolah ke jenjang lebih tinggi.
Budi mengatakan, ada beberapa kegiatan zakat Baznas di Bringinsari. Dari total dana program ZCD 2,6 Miliar, yang Rp 269.200.000 di antaranya adalah program Pendidikan. Selain dari dana ZCD, Baznas Pusat juga mengucurkan dana Rp 145.030.000 untuk program Pendidikan diluar program ZCD. Jumlah totalnya ada sekitar Rp 414.230.000 yang dikucurkan Baznas Pusat untuk program pendidikan di Bringinsari. Dana tersebut dikucurkan untuk pengembangan pendidikan di MI Al Islam dan MTs NU 28 Bringinsari. “Beberapa program yang dilaksanakan di dua sekolah itu antara lain pembangunan RKB, Pembangunan LAB Komputer, beasiswa dan training guru. Semua bantuan ini berasal dari zakat dan merupakan stimulus agar pemerintah lebih memperhatikan permasalahan pendidikan seperti di Bringinsari ini,”jelas Budi Setiawan
Dalam kesempatan tersebut Bupati Kendal dr Mirna Annisa MSi yang menyempatkan hadir usai melaksanakan peringatan Hardiknas di Stadion Madya Kendal diberi kehormatan untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan MI AL Islam Bringinsari dan penyaluran bantuan Pendidikan Baznas untuk MI Al Islam dan MTs NU 28 Bringinsari. Selain itu bersama Baznas Kabupaten Kendal, juga menyerahkan bantuan tali asih untuk tokoh dan pejuang pendidikan di Desa Bringinsari. Para tokoh ini adalah orang yang telah babat alas agar bisa berdiri sekolah di wilayah tersebut.
Bupati Mirna menyampaikan ucapan terimakasih kepada Baznas dan para muzakki telah ikut berperan serta memajukan pendidikan di Kabupaten Kendal. Selain itu, beliau menyoroti buruknya akses jalan menuju lokasi desa Bringinsari yang menjadi salah satu penyebab desa tersebut terisolasi. Beliau memerintahkan melalui SKPD terkait untuk memperhatikan kondisi jalan tersebut. “Kami terus berupaya secepatnya memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak,”katanya.
Selain memberi bantuan fisik dan infrastruktur pendidikan, Baznas juga memberikan pelatihan guru. Kegiatan ini diisi oleh Dra Yeti Widiawati Suryani, seorang Psikolog dan dosen Universitas Nahdhotul Ulama Indonesia. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan tentang pentingnya dan cara berkomunikasi dengan anak didik. “Dengan komunikasi yang baik, maka akan mudah menyelami potensi dan permasalahan anak didik,” katanya. ( heDJ / Kominfo )
