BATANG – Masyarakat diminta agar tidak khawatir kehabisan vaksin Covid-19. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang telah menyiapkan 182 ribu dosis vaksin. Jumlah tersebut akan terus ditambah dengan dukungan berbagai pihak.
Bupati Batang, Wihaji, mengatakan, pihaknya saat ini memfokuskan pada realisasi vaksinasi, sesuai target dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yakni lebih dari 50 persen.
“Di Kabupaten Batang saat ini baru mencapai 26,78 persen karena selama ini sedikit tersendat dalam distribusi vaksin. Alhamdulillah, sekarang sudah banyak yang memberikan dukungan, termasuk OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Tegal,” ujar bupati pada acara Pekan Vaksinasi se-Jawa Tengah, di Public Safety Center 119, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Kamis (30/9/2021).
Ditambahkan, adanya bantuan vaksinasi dari berbagai pihak tersebut, membuatnya yakin target vaksinasi sebanyak 622.000 orang bisa tercapai
“Masyarakat tidak perlu khawatir karena sekarang di tiap Puskesmas, setiap harinya tersedia vaksin. Jadi silakan daftar, untuk dosis pertama, sedangkan dosis kedua bisa menyesuaikan waktu setelah vaksin pertama,” imbaunya.
Ia mengharapkan agar warga yang telah menerima vaksinasi dosis pertama, melanjutkan ke dosis kedua.
“Semoga Kabupaten Batang bisa cepat mencapai herd imunity sesuai target pemerintah pusat. Kuncinya ada pada masyarakat yang taat protokol kesehatan,” tandasnya.
Kepala OJK Tegal, Ludy Arlianto menyampaikan, vaksinasi merupakan upaya pemerintah dan masyarakat untuk memulihkan perekonomian nasional.
Ia memastikan, telah memiliki alokasi hingga akhir Desember nanti mencapai 10 juta vaksin. Jumlah tersebut akan didistribusikan ke daerah-daerah, termasuk Batang.
“Pokoknya sebanyak-banyaknya, mudah-mudahan nanti saya bisa menyuplai ke Kabupaten Batang , biar program Pak Bupati bisa teralisasi setiap hari,” harapnya.
Saat ini, imbuhnya, masyarakat memiliki minat yang tinggi untuk divaksinasi maka ketersediaan vaksin tidak boleh putus.
“Kami upayakan warga yang daftar online hari ini, mereka langsung bisa vaksin. Sekaligus supaya target pemerintah (yakni) herd imunity lebih cepat tercapai,” tegasnya.
Ia menambahkan, apabila target vaksinasi masih rendah, kemungkinan pemulihan ekonomi juga ikut melambat.
Ludy berharap, Kabupaten Batang bisa segera meraih status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.
“Tujuan utamanya supaya di Batang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 segera bisa terwujud. Jika sudah terwujud, PPKM Level 1 harus tetap dijaga karena kapan saja bisa naik maupun turun,” bebernya.
Penulis: Heri, MC Batang
Editor: Tn, Diskominfo Jateng
