Batang – MTQ Tingkat Nasional yang digelar belum lama ini di Pekanbaru Riau memunculkan nama Muhammad Akhsin dari Jawa Tengah Yang berasal dari Kabupaten Batang yang telah merebut juara dua tafsir Quran berbahasa Inggris.
Kita patut bangga bahwa ada satu santri dari Batang yang mendapat juara 2 tafsir Quran bahasa Inggris atas nama Propinsi Jawa Tengah, dan salah satu medali yang diperoleh Jawa Tengah dalam ajang MTQ Tingkat Nasional ini . Jawa Tengah dalam ajang MTQ memperoleh dua medali yaitu medali Perak yang ditorehkan oleh Muhammad Akhsin dari Batang dan satunya lagi medali perunggu, ujar Bupati Batang dalam pembukaan MHQ Pesantren ke XIII, MTQ ke XXIII dan STQ ke XXV Tingkat Kabupaten Batang di halaman Kantor Bupati Batang (sabtu, 13 Oktober 2018 )
Dalam MHQ, MTQ dan STQ Tingkat Kabupaten Batang Tahun 2018 Bupati ingin muncul Muhammad Akhsin baru sehingga Batang semakin dikenal orang melalui bidang Qiro’. Saya bangga terselenggaranya MHQ, MTQ dan STQ ini karena kegiatan ini bagian dari siar Agama sehingga nantinya masyarakat bisa tahu tujuan dari diadakannya kegiatan seperti ini.
Kepesertaan tahun ini tentunya tidak sama dengan tahun tahun lalu karena setiap yang juara akan diikut sertakan ke tingkat lebih tinggi. Tantangan jaman sekarang adalah teknologi, dimana banyak sekarang orang pakai Handphone tidak anak anak saja yang pakai, orang tua, pejabat, santri dan sampai kyaipun pakai sehingga manakala tidak bijak penggunaanya akan menjadikan kita terjerumus didalamnya karena salah penggunaannya.
Untuk itu Pemerintah Kabupaten Batang telah mengambil kebijakan yaitu perda matikan televisi dan Hp pukul 18.00 sampai 20.00 WIB hal ini dimaksudkan anak anak bisa mengaji dan belajar serta bisa berinteraksi dengan keluarga.
Saya yakin anak anak yang ikut dalam lomba saat ini tidak berpengaruh tapi setidaknya dapat jadi contoh bahwa nanti yang juara dapat dicontoh oleh para pelajar , tambah Wihaji.
Menurut Ketua LPTQ Kabupaten Batang yang juga selaku Ka Kemenag Kabupaten Batang Kudaifah menyatakan bahwa lomba saat ini yang dilombakan antara lain : MTQ pelajar terdiri dari 2 cabang yaitu Tilawah dan Tartil, STQ terdiri dari 8 cabang sedangkan MHQ pesantren terdiri dari 2 cabang.
Dalam MHQ, MTQ dan STQ tahun ini diikuti oleh 15 kafilah. Sedangkan untuk para Hakim diambil dari orang orang yang kompeten di bidangnya masing masing dan sebelum mereka melaksanakan sumpah janji sebelum melaksnakan tugas oleh Bupati Batang.
Sebelum kegiatan pembukaan dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu kirab. Hal ini dikandung maksud bagian dari syiar agama dan masyarakat juga tahu akan adanya kegiatan ini sehingga mereka bisa ikut menyaksikan lomba MTQ ini, ujar Kudaifah.
keterangan :
1. Pawai Ta’aruf peserta MTQ
2. Pemukulan beduk menandai dibukanya MHQ, MTQ dan STQ Tingkat Kabupaten Batang
3. Pengambilan Sumpah janji para Dewan Hakim oleh Bupati Batang H. Wihaji.
4. Sekda Batang Nasikhin saat melepas peserta Pawai Ta’aruf Peserta MHQ, MTQ dan STQ.