BATANG – Terhitung hingga minggu kedua Januari, harga daging sapi di Kabupaten Batang, terutama di Pasan Batang dan Bandar, cenderung normal, yakni Rp125 ribu per kilogram.
Informasi itu disampaikan Kepala Bidang Perdagangan, Disperindagkop dan UKM Batang, Ekhwan, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (9/1/2026).
“Tadi sudah menghubungi pedagang daging di Pasar Batang sama Bandar, ternyata harganya masih stabil, belum ada tanda-tanda kenaikan, konsumen masih bisa beli seharga Rp120 ribu hingga Rp125 ribu per kilogram,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Bidang Peternakan, Dispaperta Batang, Muhammad Arif Ediyanto menuturkan, harga sapi hidup sampai saat ini belum menunjukkan kenaikan di pasaran. Terlebih, saat ini masih dalam suasana awal tahun.
“Jika melihat harga daging di pasar antara Rp120 ribu hingga Rp125 ribu, harga untuk sapi hidup berkisar Rp12 juta per ekornya. Jadi dipastikan tidak ada kenaikan harga sapi hidup di Batang saat ini,” ujar Arif.
Ia memastikan, ketersediaan sapi di wilayahnya aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Jawa Tengah merupakan salah satu sentra sapi, sehingga para distributor akan mencukupi kebutuhan lokal terlebih dahulu.
“Setelah daerah terpenuhi, jika ada sisa sapi baru bisa didistribusikan ke luar daerah,” bebernya.
Lebih lanjut, harga sapi hidup cenderung naik menjelang Iduladha. Kenaikannya diprediksi mulai dari Rp17 juta per ekor.
“Harga itu pun tergantung dari peternak langsung dengan melihat kualitas dan bobotnya,” tandas Arif.
Penulis: Heri, Kontributor Batang
Editor: Tn, Diskomdigi Jateng
