AKSI DAMAI DOAKAN KRISIS ROHINGYA

11 September 2017
dev_yandip prov jateng

BOYOLALI – Sekitar 200 umat Islam Boyolali menggelar aksi damai terkait krisis Rohingya, Myanmar di kawasan Patung Soekarno kompleks perkantoran terpadu Boyolali, Jumat (8/9) pagi. Aksi yang mendapat penjagaan petugas polisi dan TNI ini dilakukan orasi terkait kekerasan yang terjadi di Rohingya. Mereka juga menyatakan sikap atas krisis tersebut dengan mengecam kekerasan terhadap muslim di Rohingya. Selain itu peserta meminta pemerintah Indonesia memutus hubungan diplomatik dengan Myanmar karena kekejaman yang terjadi sudah di luar batas kemanusiaan.

Nashruddin salah satu tokoh aksi mengatakan aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap muslim di Rohingya. Solidaritas tersebut diwujudkan dengan doa bersama dan penggalangan dana. “Ini adalah kegiatan solidaritas untuk muslim di Rohingya dalam bentuk doa dan penggalangan dana yang hasilnya akan kami salurkan untuk membantu para korban,” ujar pria yang juga Pembina Forum Umat Islam Boyolali ini.

Seusai menggelar aksi, para peserta kembali ke daerah asal dengan pengawalan polisi.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat sempat menyambangi peserta aksi. Kepada Nashruddin, Wabup berpesan agar umat Muslim melakukan aksi dengan doa. “Doa ini yang paling penting bagi para korban di sana,” katanya.

Skip to content