BANYUMAS – Pendidikan karakter penting diajarkan kepada generasi muda sejak dini. Salah satunya dengan mengajari anak untuk tertib mengantre.
Demikian imbauan Bupati Banyumas, Achmad Husein, pada Seminar Parenting dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-17 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Banyumas, di GOR Sasana Krida Satria Purwokerto, beberapa waktu lalu.
“Yang diharapkan adalah anak-anak kita mempunyai dasar watak yang mulia, berani, jujur dan bertanggung jawab. Contoh nampaknya adalah belajar mengantre karena ciri sebuah bangsa itu maju adalah jika ada antrean tidak ada yang mendahului,” beber Bupati Husein.
Menurutnya, didikan orangtua dan tenaga pendidik dalam hal mengantre saja sudah merupakan ciri khas suksesnya pendidikan PAUD di Banyumas. Selain itu, anak-anak perlu dididik untuk menghargai orang lain.
Bunda PAUD Kabupaten Banyumas, Erna Husein, membeberkan implementasi kurikulum merdeka pada pendidikan anak usia dini yang merupakan program baru dari Kementrian Pendidikan Indonesia. Menurutnya merdeka belajar bagi PAUD berarti merdeka bermain.
Erna mengimbau agar para pendidik menekankan pembelajaran karakter terhadap anak usia 0-8 tahun. Di tingkat PAUD, pendidikan karakter diwujudkan dalam bentuk kegiatan bermain yang bermakna sebagai proses belajar, menguatkan relevansi PAUD sebagai pondasi pengembangan karakter dan kesiapan anak bersekolah pada jenjang selanjutnya, serta menguatkan kecintaan pada dunia literasi sejak dini.
Penulis: Kontributor Banyumas
Editor: Tn, Diskominfo Jateng
