SURAKARTA – Sebanyak 60 warga di Kelurahan Nusukan Surakarta menerima santunan sebagai dampak pembangunan Rel Layang Joglo, Rabu (17/11/2021).
Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa yang berkesempatan memberikan santunan tersebut mengatakan, warga yang masih tinggal di tanah KAI tersebut akan diberikan waktu selama satu minggu ke depan, untuk berkemas dan meninggalkan lokasi yang ditinggali selama ini.
Untuk pemindahan tersebut, pemerintah daerah akan memberikan bantuan berupa alat transportasi. Dengan demikian, diharapkan bantuan tersebut bisa menekan pengeluaran warga untuk biaya pindahan.
Teguh mengatakan, hasil penilaian tim apraisal untuk jumlah santunan nilainya sudah di atas rata- rata. Warga yang telah menerima santunan merasakan keadilan, dan secara sadar mengakui menyalahi aturan dengan tinggal di lahan milik negara.
“Sudah disosialisasikan tiga bulan yang lalu. Namun mereka menyadari (telah melanggar aturan) dan karena jumlah santunan yang dimiliki cukup, bahkan melebihi ekspektasi, mereka dengan senang hati segera merobohkan bangunan dan pindah ke tempat yang baru,” sebut Teguh.
Terkait dengan pelibatan warga terdampak untuk kerja padat karya dalam pembangunan jalur ganda dan rel layang, semua akan dikondisikan untuk segmen yang bisa dikerjakan warga dan bagian lain oleh tenaga profesional.
Diketahui, Balai Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah memberikan santunan kepada warga yang terdampak rel layang Joglo yang pembangunannya dimulai dalam waktu dekat.
Kepala Balai Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya di sela pemberian santunan di Kantor Kelurahan Joglo Solo, Selasa sebelumya, mengatakan ada sekitar 500 kepala keluarga yang memperoleh santunan dengan total anggaran sebesar Rp32 miliar.
“Ini upaya penertiban dulu, kalau pembebasan lahan mulai tahun depan, itu yang ada di tanah KAI. Selain itu juga akan diberikan biaya sewa kurang lebih enam bulan,” terangnya.
Jumlah nilai santunan yang diberikan kepada setiap penerima tidak sama, tergantung dari sejumlah komponen yang dipertimbangkan, di antaranya nilai bangunan dan pohon yang tumbuh di tanah.
Salah satu warga penerima santunan, Erna memberikan apresiasi pada Pemerintah karena telah menerima santunan dari PT KAI.
“Kami mengucap syukur pada Tuhan dan pemerintah khususnya Kota Surakarta dan KAI yang tetap memperhatikan kami yang telah tinggal bertahun-tahun. Sehingga kami akan memulai lagi di tempat yang baru nanti,” katanya.
Sampai saat ini, Balai Perkeretaapian Jawa Tengah telah menyerahkan santunan untuk warga terdampak Rel Layang Joglo di Kelurahan Joglo, Banjarsari, Nusukan dan Gilingan.
Penulis : Kontributor Kota Surakarta
Editor: WH/DiskominfoJtg
