WONOGIRI – Sebanyak 150 pedagang Pasar Kota Wonogiri kini dapat dengan mudah menerima pembayaran nontunai melalui QRIS. Kemudahan ini terwujud setelah Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Solo bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan KUKM Kabupaten Wonogiri menggelar Sosialisasi Pembayaran Transaksi Nontunai dan menyalurkan bantuan Soundbox Scanner QRIS, Rabu (24/9/2025).
Acara yang berlangsung di lantai 3 Pasar Kota Wonogiri ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, Deputi Kepala Perwakilan BI Solo, Kepala Dinas Perdagangan dan KUKM, Kepala BPKD, seluruh lurah, serta pedagang pasar setempat.
Soundbox Scanner QRIS yang dibagikan merupakan perangkat yang memudahkan pedagang dalam menerima pembayaran digital. Alat ini akan mengonfirmasi secara otomatis jumlah uang yang berhasil ditransfer melalui QRIS dengan suara yang sesuai nominal, sehingga proses transaksi menjadi lebih cepat dan transparan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri, FX Pranata, mengatakan sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam mendorong digitalisasi ekonomi di sektor perdagangan rakyat.
“Platform teknologi digital yang menjadi bagian dari berbagai perikehidupan masyarakat terus berkembang, menuntut kita sekalian untuk juga bergerak menyesuaikan dengan berbagai perubahan yang ada tersebut. Tidak terkecuali terhadap para pedagang pasar tradisional yang ada di Kabupaten Wonogiri,” ujarnya usai acara.
Menurut Pranata, teknologi digital menghadirkan berbagai kemudahan, ketepatan, dan kecepatan dalam aktivitas ekonomi, khususnya di pasar tradisional. Oleh karena itu, Pemkab Wonogiri bersama BI Solo hadir memberikan fasilitas sekaligus melaksanakan sosialisasi serta uji coba penggunaan soundbox QRIS bagi para pedagang.
Ia berharap para pedagang dapat memanfaatkan bantuan ini secara optimal dan mulai membiasakan diri dengan transaksi digital di Pasar Kota Wonogiri.
“Ini (pembayaran nontunai) akan menjadi habit (kebiasaan) generasi berikutnya. Kita harus siapkan fasilitas agar nanti anak-anak kita dan masyarakat secara keseluruhan semakin mudah transaksi. Dan yang paling penting aman,” tambahnya.
Langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Wonogiri dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengelolaan perdagangan yang lebih efektif, aman, dan modern.
Penulis: SIKP Wonogiri
Editor: WH/DiskominfoJtg

