BATANG – Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Batang diminta untuk merencanakan setiap program dan kegiatan secara matang dengan mempertimbangkan manfaat kegiatan tersebut bagi masyarakat.
Instruksi tersebut disampaikan Bupati Batang, Wihaji, di kantornya, beberapa waktu lalu. Menurutnya, seluruh jajaran pemerintahan Batang harus berkonsentrasi penuh dalam penyelenggaraan kegiatan serta penanganan pandemi Covid-19 di wilayahnya. Pengaturan manajerial serta pengawasan kegiatan juga harus dilakukan dengan baik. Setiap OPD wajib memprioritaskan 60-70 anggarannya pada kegiatan utama sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Ia mengharapkan, seluruh OPD mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Caranya dengan memprioritaskan program padat karya karena saat ini masyarakat sangat membutuhkan pekerjaan dan pendapatan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Meskipun demikian, faktor kesehatan harus tetap dipertimbangkan.
“Bantu UMKM, pedagang pasar, pedagang kak lima. Kalau buka pasar, tapi yang terindikasi Covid-19 naik, maka harus dihentikan dulu. OPD juga wajib menggunakan produk lokal. Jangan sekali-kali untuk proyek, pemerintah daerah membeli produk asing,” ujarnya.
Pada bidang ekspor dan investasi, Wihaji berharap, OPD terkait memberikan pelayanan yang baik dan mempermudah akses bagi para pelaku usaha untuk mengekspor produknya ke luar negeri.
Penulis: Heri, MC Batang
Editor: Tn/Ul, Diskominfo Jateng
